



KASONGAN, KaltengEkspres.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Katingan, H Wiwin Susanto mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk mengaktifkan kembali bidang kepemudaan di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Katingan, yang selama ini terkesan tidak terlihat kegiatannya.
“Salah satunya kegiatan pembinaan dan penyuluhan terhadap remaja dan pemuda di Katingan,” kata H Wiwin Susanto, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin siang (13/10/2025), di ruang loby DPRD setempat.
Tujuannya menurut H Wiwin Susanto, selain untuk memperkuat program pembinaan dan penyuluhan bagi generasi muda, juga untuk menyalurkan hobi dan bakat hobi mereka baik di bidang seni, olahraga, karya tulis, musik dan kegiatan positif lainnya. “Langkah ini penting dilakukan, yaitu untuk membekali pemuda dengan berbagai jenis keterampilan, pengetahuan dan mentalitas positif agar mampu menghadapi tantangan masa depan,” terang legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Intinya, Pemkab Katingan melalui Disbudparpora setempat menurutnya sudah menjadi suatu keharusan untuk memberikan perhatian lebih dalam membina generasi muda kita, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal, yaitu pembinaan yang tepat dan dapat mencegah mereka terjerumus dalam prilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Selanjutnya, dirinya menjelaskan tentang manfaat dari pembinaan terhadap remaja dan pemuda dimaksud, yaitu meliputi pengembangan karakter dan moral, peningkatan keterampilan dan pengetahuan serta pencegahan kenakalan remaja. Disamping itu, pembinaan dimaksud juga membantu remaja dalam menggali potensi diri, meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta memperkuat ikatan sosial dengan keluarga dan masyarakat.
Kesimpulannya, dengan melakukan pembinaan tersebut menurut anggota dewan berlatar belakang Sarjana Pendidikan ini, adalah membantu membentuk remaja yang berintegritas, disiplin dan bertanggung jawab. Sedangkan yang dimaksud dengan program pembinaan menanamkan nilai-nilai positif sebagai pondasi kepribadian yang baik menurutnya, adalah program memperkuat keimanan “Seperti pengajian atau kebaktian yang dapat meningkatkan pemahaman agama dan moral,” sebutnya.
“Sedangkan terkait dengan pembinaan yang mengarahkan remaja untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif menurutnya, sangatlah baik. Karena, selain dapat mengurangi perilaku negatif, juga mengurangi risiko terlibat kenakala,” tandas wakil rakyat asal dapil Katingan I, yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Pulau Malam dan Tasik Payawan ini. (Is)