



Puruk Cahu, Kaltengekspres.com, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Murung Raya mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika sejak dini di lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan demi melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Dorongan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB, Akhirudin, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Murung Raya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Akhirudin, penyalahgunaan narkotika saat ini tidak hanya mengancam kalangan dewasa, tetapi juga mulai menyasar pelajar dan generasi muda. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur dan berkelanjutan. “Kami menaruh perhatian serius terhadap ancaman narkoba yang mulai menyasar dunia pendidikan. Kami meminta adanya kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa edukasi mengenai dampak buruk narkotika perlu diberikan secara intensif kepada pelajar agar mereka memiliki pemahaman yang baik tentang risiko penyalahgunaan narkoba dan mampu menghindari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Menurut Akhirudin, sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menjadi sangat penting dalam menyusun program sosialisasi yang efektif, baik melalui kegiatan penyuluhan, seminar, maupun program edukasi lainnya di sekolah-sekolah.
Selain menyoroti persoalan narkoba, Fraksi PKB juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Fraksi PKB meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lebih aktif melakukan monitoring terhadap kehadiran guru yang bertugas di desa-desa terpencil guna memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal.
Di sektor kesehatan, pihaknya juga mendorong Dinas Kesehatan untuk rutin memantau kehadiran tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan desa agar masyarakat pelosok tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal.
“Pendidikan, kesehatan, dan perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya,” tegasnya. (Id)