Disdik Kotim Salurkan Bantuan Bagi Guru SDN Korban Kebakaran

Kepala Disdik Kotim Yolanda saat foto bersama guru korban kebakaran usai menyerahkan bantuan, Sabtu (6/6). (Foto :to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pendidikan menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap guru SD Negeri 3 Ketapang yang terdampak musibah kebakaran, Sabtu (6/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan menyusul peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga serta dua rumah dinas guru di Gang Mutiara, Jalan Haji Imran, Sampit, yang hingga kini masih menyisakan duka bagi para korban. Dukungan dari keluarga besar dunia pendidikan pun terus mengalir sebagai wujud empati dan kebersamaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, menyampaikan rasa prihatin sekaligus empati atas kondisi yang terjadi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dukungan moral kepada pihak sekolah.

“Kami menyampaikan rasa turut prihatin atas keadaan yang terjadi. Ini musibah di luar kehendak kita. Kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan sebagai bentuk solidaritas,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan di tengah kondisi yang ada.

Lebih lanjut, Disdik Kotim juga menekankan pentingnya penataan dan pengamanan aset pendidikan, khususnya lahan sekolah yang masih dalam proses administrasi dan pengusulan sertifikasi.

Yolanda menjelaskan, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat penataan aset agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk memastikan legalitas lahan sekolah lebih tertib.

“Lahan yang sudah diusulkan sertifikatnya akan kita proses, sementara yang belum akan segera ditindaklanjuti pengajuan SKT-nya,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian lahan telah memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT), namun masih terdapat bidang tanah pecahan yang perlu penyelesaian administrasi melalui koordinasi lintas pihak, termasuk kelurahan dan kecamatan.

Karena itu, Disdik Kotim meminta pihak sekolah untuk terus berkoordinasi dengan Kelurahan Ketapang serta Kecamatan Mentawa Baru Ketapang agar pengelolaan aset berjalan tertib sesuai ketentuan.

“Jangan sampai aset ini terbengkalai atau dimanfaatkan pihak yang tidak sesuai peruntukannya. Kita harus sama-sama menjaga dan mengamankan aset pendidikan ini,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kotim menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi sekolah dalam pemulihan kondisi serta penguatan tata kelola aset pendidikan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, turun langsung meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan tepat.

Dalam peninjauan itu, ia didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Kepala Dinas Pendidikan, serta Camat Mentawa Baru Ketapang.

Rombongan menyusuri area terdampak sambil melihat langsung kondisi rumah warga yang rusak akibat amukan si jago merah.

Di lokasi, Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat, termasuk bantuan darurat, pendataan, dan langkah pemulihan. (to)

Berita Terkait