Lima Dokter Forensik Otopsi Jasad Fadli

KUALA KAPUAS,KaltengEkspres.com– Jasad Fadli Rahman yang ditemukan mengapung di anak Sungai Kapuas Desa Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, oleh seorang petani, Rabu (20/2) sore lalu, rencananya, Kamis (21/2/2019) pagi ini, akan dilakukan otopsi oleh Tim dokter Forensik dari RSUD dr Doris Sylvanus, Kota Palangka Raya.

Sebanyak lima orang dokter yakni Ricka Brillianty Saluchu, bersama empat orang dokter muda sebagai dokter pendamping bakal melakukan otopsi di kamar mayat RSUD Kuala Kapuas.

Otopsi yang dimulai pada pukul 09.15 WIB itu, diikuti oleh anggota Polsek Selat yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Johari Fitri Casdy. Otopsi ini untuk mengetahui pasti penyebab kematiaan korban yang ditemukan mengapung di permukaan anak sungai Kapuas.

Sementara itu Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuwantoro melalui Kapolsek Selat, Akp Johari Fitry Casdy, membenarkan, bahwa pagi ini pihaknya bersama dokter Forensik Rsud dr Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, akan melakukan otopsi terhadap korban benama Fadli Rahman.

“Pagi ini kami bersama tim dokter forensik akan melakukan otopsi terhadap korban, guna untuk memastikan penyebab dari kematian korban,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak dokter masih Sedang bekerja guna melakukan otopsi terhadap korban fadli rahman, yang sebelumnya kendaraanya jenis Satria FU KH 5248 BT, ditemukan di bawah Jembatan Berasu Jalan Kapuas Seberang Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas hilir, Senin (18/2/2019) lalu. (ab)