Pemkab Kotim Perjuangkan Usulan 365 Formasi CPNS 2026 

Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makkalepu saat memvberikan keterangan kepada awak media, Rabu (13/5). (Foto :to)

Untuk Perkuat Pelayanan Publik

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah melalui pengusulan 365 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 kepada pemerintah pusat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Pemkab Kotim dalam memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan yang hingga kini masih membutuhkan tambahan tenaga.

Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makkalepu mengatakan, usulan formasi tersebut telah disampaikan dan saat ini masih dalam proses pembahasan di tingkat pusat.

“Usulan sudah kami sampaikan dan sekarang masih berproses di pemerintah pusat. Kami menunggu penjadwalan maupun arahan lebih lanjut terkait pelaksanaan seleksi,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Menurut Kamaruddin, kebutuhan tenaga ASN di Kotim masih cukup besar, terutama untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan. Hal itu disebabkan banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir sehingga sejumlah posisi pelayanan mengalami kekosongan.

Karena itu, Pemkab Kotim memprioritaskan dua sektor tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan merata hingga ke wilayah pelosok.

“Tenaga pendidikan dan kesehatan memang menjadi prioritas karena kebutuhan di lapangan masih tinggi. Banyak ASN yang pensiun sehingga perlu dilakukan penguatan SDM secara bertahap,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan ASN memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan, pelayanan publik, hingga percepatan pembangunan daerah. Dengan terpenuhinya kebutuhan pegawai, diharapkan kualitas layanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat.

Tidak hanya itu, pengajuan formasi CPNS juga menjadi bentuk keseriusan Pemkab Kotim dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

“Kami berharap usulan yang diajukan dapat memperoleh persetujuan optimal dari pemerintah pusat sehingga kebutuhan tenaga di daerah bisa terpenuhi sesuai kondisi riil di lapangan,” katanya.

Pemkab Kotim sendiri terus berupaya melakukan penataan kebutuhan pegawai secara terukur agar distribusi ASN semakin efektif dan pelayanan masyarakat menjadi lebih maksimal. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya tambahan formasi CPNS nantinya, pemerintah daerah optimistis pelayanan di sektor pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan administrasi lainnya akan semakin kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kotim. (to)

Berita Terkait