



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Pemkab Kotim menerjunkan sebanyak 20 petugas kesehatan hewan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan sesuai syariat.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Kotim dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar dan memenuhi standar kesehatan hewan.
Sebanyak 20 petugas yang terdiri dari dokter hewan dan paramedis veteriner diterjunkan ke 55 titik penampungan hewan kurban yang tersebar di sejumlah wilayah Kotim. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada hewan yang mengalami sakit, cacat, maupun terindikasi penyakit menular.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kotim, Endrayatno mengatakan, pengawasan dilakukan menyeluruh mulai dari pemeriksaan fisik hingga syarat umur hewan kurban.
“Sebanyak 20 petugas kami turunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung di lapangan. Kami ingin memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat, aktif, tidak cacat, dan memenuhi syarat kurban,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan meliputi kondisi mata, telinga, gigi, kaki, kulit, bulu hingga organ tubuh lainnya. Petugas juga memastikan hewan memiliki nafsu makan baik dan tidak menunjukkan gejala penyakit.
Selain kesehatan, syarat usia hewan juga menjadi perhatian utama. Untuk sapi minimal berumur 1,5 tahun atau sudah poel, sedangkan kambing dan domba minimal berusia satu tahun sesuai ketentuan syariat.
Menurut Endrayatno, langkah pengawasan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kotim dalam menjaga kualitas hewan kurban sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
“Pengawasan ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban. Kami ingin memastikan seluruh hewan yang dipotong benar-benar aman dikonsumsi,” jelasnya.
DPKP Kotim mencatat, ketersediaan hewan kurban tahun ini dinilai sangat mencukupi. Saat ini tersedia sekitar 1.900 ekor sapi, 600 ekor kambing, serta puluhan ekor domba yang tersebar di berbagai lokasi penjualan dan peternakan.
Jumlah tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kotim selama Iduladha, bahkan diperkirakan mengalami surplus dibanding kebutuhan kurban tahun ini.
Tak hanya pemeriksaan sebelum penyembelihan, Pemkab Kotim juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan atau post mortem setelah penyembelihan dilakukan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan daging dan jeroan hewan kurban tetap higienis serta aman dibagikan kepada masyarakat.
Hingga saat ini, DPKP Kotim juga memastikan wilayah Kotim masih aman dari penyakit hewan menular strategis seperti antraks maupun penyakit berbahaya lainnya.
Sementara itu, sapi bantuan Presiden RI yang akan disembelih di Islamic Center Sampit juga telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat dan dinyatakan sehat serta layak untuk kurban. (to)