




PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ketua Komisi A DPRD Kotawaringim Barat, Rizky Aditia Putra meminta pemerintah daerah memperhatikan sarana dan prasarana masjid Kyai Gede yang ada di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Sebab posisi masjid yang berada tepat di bibir Sungai Lamandau dinilai tidak hanya menjadi ciri khas, namun sekaligus menjadi ancaman bagi masjid Kyai Gede itu sendiri.
Erosi dan penurunan merupakan tanah merupakan faktor alam yang perlu diantisipasi agar tidak merusak bangunan bersejarah yang sudah berusia ratusan tahun itu.
“Sarana dan prasarananya lebih diperhatikan, terutama yang di posisi bibir sungai. Posisinya (kontur tanah) turun dan ditakutkan terlambat. Harus ada pergerakan cepat untuk perbaikan,” kata Rizky Aditia Putra, Senin (2/8/2021).
Berdasarkan hasil tinjauannya dilapangan, faktor alam yang terjadi saat ini sudah memberikan dampak terhadap bangunan masjid.
Untuk itu dirinya meminta kepada dinas terkait segera membuat kajian teknis rencana pembenahan situs sejarah dan budaya tersebut.
“Kajian teknik dari dinas terkait, masjidnya mulai miring beberapa derajat,” imbuhnya. (lh)