PLN Diminta Perbaiki Voltase Listrik Tak Stabil di Desa Melawen

Anggota DPRD Kobar Muhammad Syamsuri

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Permasalahan listrik kembali dikeluhkan warga Desa Sungai Melawen, Kecamatan Pangkalan Lada. Gangguan berupa penurunan tegangan yang terjadi secara tidak menentu dirasakan masyarakat, khususnya di RT 09 sampai RT 14. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sudah berlangsung cukup lama.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kobar Muhammad Syamsuri, meminta PLN segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Ia menilai, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh agar persoalan tidak terus berulang. Hal itu di sampaikan kepada awak media, Sabtu 25 April 2026.

Syamsuri menjelaskan bahwa gangguan listrik di wilayah tersebut sudah terjadi bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas. Ia mendesak PLN untuk lebih tanggap terhadap laporan masyarakat.

Menurutnya, kondisi tegangan yang kerap turun bahkan menyebabkan sebagian wilayah padam dan sebagian lainnya tetap menyala telah merugikan warga, terutama karena berdampak pada kerusakan perangkat elektronik.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban, baik dari pihak penyedia layanan maupun pelanggan. Selain itu, ia menyoroti kemungkinan adanya kendala komunikasi internal di PLN yang membuat keluhan warga tidak segera ditindaklanjuti. Syamsuri berharap ada evaluasi agar pelayanan ke depan bisa lebih optimal dan bertanggung jawab.

Ia membeberkan, bahwa upaya perbaikan sebenarnya sempat diusulkan melalui dana Pokok Pikiran (Pokir), namun tidak dapat direalisasikan karena terbentur aturan penggunaan anggaran.

Menurutnya, jika tidak memungkinkan menggunakan dana pemerintah daerah, maka PLN harus segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi tersebut.

“Kebutuhan listrik merupakan hal mendasar bagi masyarakat sehingga tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Syamsuri berharap ada tindakan cepat dari PLN agar kondisi listrik di Desa Sungai Melawen kembali normal dan

masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman. Ia menegaskan bahwa pelayanan yang baik merupakan bentuk tanggung  jawab sekaligus pengabdian kepada masyarakat. (di)

Berita Terkait