Pemkab Kobar Tetapkan Penyaluran Gas Epiji 3 Kg Sistem Kupon, Berlaku Tujuh Hari

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com
Menyusul sering terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat pun mengambil langkah, dengan menggelar rapat dengan seluruh pangkalan dan agen, di Aula Pemkab Kobar, Selasa (14/11/2017) siang hingga menjelang sore. Pada kegiatan ini juga hadir camat dan lurah serta kepala desa dari Kecamatan Arut Selatan dan Kumai.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah itu menghasilkan beberapa keputusan. Yakni melakukan pendataan ulang bagi para calon penerima gas subsidi.

Untuk pendataan itu, Pemkab Kobar menugaskan pihak kecamatan, kelurahan dan desa dengan batas waktu maksimal 15 hari ke depan.

Guna menyiasati kelangkaan gas melon, Pemkab Kobar berdasarkan rapat itu juga memutuskan pengambilan gas elpiji 3 kg menggunakan kupon. Beberapa agen yang turut hadir dalam rapat menyatakan kesanggupannya saat diminta Wabup partisipasinya untuk mencetak kupon pengambil gas subsidi.

“Ada beberapa poin yang kita (Pemkab) putuskan dalam rapat ini. Yakni, pendataan ulang selama 15 hari ke depan, gas di ambil dengan kupon, kupon dibagi sejak awal atau 1 Desember. Dan batas waktu pengambilan gas elpiji 3 kg selama satu minggu atau 7 hari,”papar Ahmadi.

Pemerintah sengaja memberi batas waktu kepada warga untuk mengambil gas selama 1 pekan dengan menggunakan kupon dengan tujuan agar warga bisa segera bergegas menuju pangkalan atau agen. Sehingga tidak mengulur-ulur waktu yang dikhawatirkan kasus kelangkaan gas terulang kembali.

“Dengan kata lain, kupon akan kadaluarsa atau tidak berlaku lagi setelah 7 hari,”ujarnya. (Ghy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here