Bupati Gumas Tekankan Percepatan Realisasi PAD

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong ketika menyampaikan sambutan usai kesepakatan dan penandatanganan Raperda Perubahan APBD 2026, di rapat paripurna ke-4 baru-baru ini. (Foto :sa)

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong meminta seluruh kepala perangkat daerah yang dibebani target pendapatan asli daerah (PAD) agar tidak kehilangan momentum. Pentingnya upaya percepatan kinerja, terutama dalam mengejar target PAD serta optimalkan penggunaan anggaran tahun 2026.

“Tahun anggaran 2026 hanya menyisakan empat bulan saja. Itu waktu yang relatif singkat, dan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memastikan seluruh target pendapatan daerah direalisasikan hingga akhir tahun,” kata Jaya, Senin (14/9/2026).

Ia meminta perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, melakukan langkah percepatan, sekaligus memperkuat strategi dalam rangka menggali dan mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah, terutama PAD.

“Saya sepakat bahwa semua harus bersama-sama memikirkan dan melaksanakan terobosan maupun inovasi yang konkret,” terangnya.

Jaya menekankan, optimalisasi PAD harus dilakukan melalui sejumlah langkah nyata, seperti penertiban serta peningkatan kepatuhan terhadap pajak dan retribusi daerah, optimalisasi pemanfaatan aset daerah yang belum produktif, serta pemetaan dan evaluasi terhadap potensi sumber pendapatan baru.

Strategi peningkatan pendapatan tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Setiap perencanaan harus segera diterjemahkan menjadi tindakan yang jelas, terukur, dan dapat menghasilkan dampak terhadap penerimaan daerah.

“Dengan upaya itu, saya yakin pendapatan daerah semakin kuat dan pada akhirnya akan memperbesar kemampuan fiskal daerah untuk pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain mengejar pendapatan, Jaya juga memberikan perhatian serius pada sisi belanja daerah. Seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya harus bisa mengelola anggaran secara efektif dan efisien, di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

“Keterbatasan anggaran telah menuntut pemerintah daerah semakin selektif menentukan program dan kegiatan. Tidak boleh ada ruang bagi penggunaan anggaran yang tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Secara khusus, ia mengharapkan perhatian dari semua kepala perangkat daerah untuk melakukan penajaman prioritas, sehingga dana yang terbatas ini dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk memperoleh hasil optimal dan bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Gumas.

“Setiap program dan kegiatan yang direncanakan perangkat daerah harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Keselarasan antara program, skala prioritas, tujuan, sasaran serta arah kebijakan, lanjutnya, akan menjadi hal mutlak sehingga penggunaan anggaran benar-benar mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Gumas.

“Saya ingin kebijakan anggaran tidak hanya sekedar memenuhi aspek administratif, tetapi menjawab kebutuhan pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”tandasnya. (sa)

Berita Terkait
<