Pemkab Kotim Dorong Ekonomi melalui Transformasi Koperasi dan UMKM

Pj Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto :to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, koperasi didorong untuk bertransformasi menjadi badan usaha yang modern, profesional, akuntabel, dan mampu memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai gotong royong yang menjadi fondasi ekonomi kerakyatan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, mengatakan, perkembangan teknologi dan semakin terbukanya persaingan usaha menjadi tantangan yang harus dijawab oleh gerakan koperasi. Karena itu, koperasi dituntut untuk terus beradaptasi agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat.

Menurutnya, koperasi tetap memiliki posisi strategis sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional. Keberadaannya tidak hanya menjadi wadah usaha bersama, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kebersamaan.

“Koperasi dituntut untuk bertransformasi menjadi badan usaha yang modern, profesional, akuntabel, dan berbasis digital tanpa meninggalkan asas kekeluargaan dan gotong royong sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Umar, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, transformasi koperasi tidak hanya sebatas penggunaan teknologi dalam pelayanan administrasi, tetapi juga mencakup pembenahan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, transparansi pengelolaan keuangan, hingga pengembangan inovasi usaha yang mampu mengikuti kebutuhan pasar.

Dengan pengelolaan yang semakin baik, koperasi diyakini mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pembiayaan, memperkuat jaringan pemasaran, serta membuka peluang usaha baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kotim juga terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai sektor yang terbukti memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi. UMKM dinilai menjadi tulang punggung ekonomi daerah karena mampu menyerap tenaga kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, dan menjangkau hingga ke wilayah pedesaan.

Keberadaan UMKM yang tersebar di berbagai kecamatan menjadi kekuatan penting dalam mendorong pemerataan pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pembinaan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan akses permodalan, hingga perluasan jaringan pemasaran agar produk lokal semakin kompetitif.

“Sinergi antara koperasi dan UMKM harus terus diperkuat. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga harus mampu menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM dalam memperoleh pembiayaan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, hingga memperluas akses pasar,” ungkapnya

Ia optimistis, apabila koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dikelola secara profesional, serta terus berinovasi, maka keberadaannya akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (to)

Berita Terkait
<