Irawati Ajak Semua Pihak Sinergi Majukan Pendidikan 

Wabup Kotim Irawati saat wawancara awak media, Selasa (19/5). (Foto : to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com — Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah sebagai upaya mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, tenaga pendidik, dunia usaha hingga masyarakat luas agar tercipta ekosistem pendidikan yang sehat dan berkualitas.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujar Irawati, Kamis (21//5/2026).

Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini menyoroti tantangan pendidikan di era digital yang dinilai semakin kompleks. Selain dituntut memiliki kemampuan akademik, generasi muda saat ini juga harus dibekali karakter, etika, serta kemampuan menyaring informasi di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial.

Menurutnya, kemajuan teknologi membawa banyak manfaat, namun juga dapat menjadi ancaman apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter dan penguatan nilai moral sejak dini.

“Anak-anak kita hari ini hidup di era yang penuh tantangan. Karena itu pendidikan tidak cukup hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang disiplin, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial,” katanya.

Ia menilai, Generasi yang terbentuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral akan menjadi benteng penting untuk menjaga karakter generasi muda di tengah pengaruh globalisasi.

“Pendidikan yang berkualitas harus berjalan seimbang antara ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berilmu sekaligus berakhlak,” ucapnya.

Irawati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kotim dalam memperkuat sektor pendidikan, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, maupun pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah pedesaan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama kemajuan daerah. Karena itu, investasi di bidang pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar Kotim mampu melahirkan generasi yang siap bersaing di masa depan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh bagaimana kita menyiapkan generasi muda hari ini,” tegasnya. (Ro)

Berita Terkait