



PANGKALAN BUN,KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotawaringin Barat, selalu komitmen meningkatkan infrastruktur jalan secara menyeluruh.
Meski dengan keterbatasan anggaran yang ada di banding luas wilayah tetapi semangat dan komitmen akan terus berjalan sesuai koridor yang ada. Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kobar, H Hasyim Muallim, Jumat (3/5/2024).
Ia membeberkan dari total 1.300 km jalan yang menjadi tanggung jawab pemkab Kobar, baru 36 persennya dapat di tingkatkan dalam keadaan fungsional.
Menyikapi terkait adanya permintaan 40 persen dari APBD untuk peningkatan infrastruktur, menurut Hasyim, sebenarnya hal itu sangat baik agar kecepatan pembangunan infrastruktur bisa sesuai hatapan. Namun menurutnya hal itu, sangat tidak memungkinkan, mengingat keterbatasan anggaran daerah, sehingga peningkatan infrastruktur jalan menggunakan skala prioritas.
“Jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Kobar sepanjang 1.300 km, jalan tersebut baru di tangani sekitar 36 persennya saja, ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 27 persen, jika ada permintaan dari Pansus DPRD Kobar, yang meminta 40 persen dari APBD untuk meningkatkan infrastruktur, sepertinya sangat tidak memungkinkan, mengingat banyak sektor lainnya yang harus di perhatikan, “Ujar Hasyim.
Ia menjelaskan bahwa program pembangunan infrastruktur jalan, dimulai dari desa hingga perkotaan, sehingga dengan demikian jalan penghubung antar desa akan terkoneksi dengan kota. Iapun menegaskan untuk saat ini PUPR terfokus pada jalan-jalan yang merupakan sentral perekonomian masyarakat.
” Pembangunan infrastruktur jalan ini ini merupakan prioritas utama dalam pengembangan pembangunan daerah, maka program dan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan lebih di prioritaskan pada kebutuhan masyarakat yang penting dan mendesak diantaranya jalan penghubung antar desa, yang merupakan jalan Penggerak roda perekonomian masyarakat secara luas,” jelas Hasyim. (di)