



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah, menggelar kegiatan silaturahmi dan halalbihalal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat dari enam kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/4) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah berbagai tantangan daerah maupun global.
Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kondisi ekonomi daerah hingga tantangan lingkungan yang dihadapi Kobar. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Nurhidayah menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah. Ia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi efisiensi anggaran yang cukup signifikan, sehingga diperlukan kebijakan prioritas dalam penggunaan belanja publik.
“Saat ini keuangan daerah sedang menghadapi efisiensi, namun kami berkomitmen untuk tetap memaksimalkan pembangunan termasuk juga inovasi dalam hal pencapaian pendapatan asli daerah,” ujar Nurhidayah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus pembangunan akan diarahkan pada sektor-sektor vital seperti infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan. Meski dalam keterbatasan, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi dan optimalisasi potensi lokal.
Terkait potensi daerah, Nurhidayah mengapresiasi capaian sektor pertanian lokal yang terus berkembang. Ia menyebut sejumlah komoditas unggulan seperti semangka, gula merah nipah, dan pakan ikan telah berhasil menembus pasar luar daerah bahkan hingga ekspor.
“Saat ini komoditas lokal kita telah menunjukkan daya saing tinggi dan menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya. Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang disebut sebagai “El Nino Godzilla”, terutama terkait risiko kebakaran hutan dan lahan.
Di akhir sambutannya, Nurhidayah mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak memicu kegaduhan yang dapat merusak kepercayaan publik. Ia berharap forum komunikasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama mewujudkan Kotawaringin Barat yang lebih maju dan sejahtera,” tandasnya. (di)