Home / Kobar

Senin, 25 April 2022 - 21:59 WIB

Sempat Buron, Kades Sakabulin Diciduk Polisi

Kasatreskrim AKP Rendra Aditia saat memperlihatkan foto tersangka ketika menggelar press release, Senin (25/4).

Kasatreskrim AKP Rendra Aditia saat memperlihatkan foto tersangka ketika menggelar press release, Senin (25/4).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Tamat sudah karier Kepala Desa (Kades) Sakabulin, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Edi Martono (44). Ia ditangkap jajaran Polres Kobar karena tersandung kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dana desa (DD). Meski sebelumnya sempat melarikan diri, ia berhasil diringkus dan dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Kobar.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasatreskrim AKP Rendra Aditia Dhani mengatakan, Edi Martono ini sempat melarikan diri dan bersembunyi masih di wilayah Kobar. Namun setelah pihaknya mendapatkan informasi keberadaanya, anggota langsung melakukan pengejaran dan menangkapnya.

“Dana desa yang ia korupsi, pada kegiatan pembangunan desa tanpa melibatkan persamaan kegiatan. Saat itu Kades ini mengeluarkan keuangan desa tanpa melalui verifikasi pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa, dan uang beberapa kegiatan desa kepada bendahara namun kegiatan tidak dilaksanakan,”ungkap Rendra saat press release di Mapolres Kobar, Senin (25/4).

Baca Juga :  Dihantam Ombak, Perahu Motor Terbalik, Satu Orang Hilang

Uang tersebut lanjut dia, dipergunakan untuk kepentingan pribadinya. Dari tangannya diamankan barang bukti SK Bupati tentang pengangkatan Kades Sakabulin, SK Perangkat desa Sakabulin, 1 bundel APBDdesa Sakabulin TA 2017 dan TA 2018, 1 bundel APBDdesa P TA 2017 dan TA 2018, LPJ ADD TA 2017 dan 2018, LPJ DD TA 2017 dan 2018, Proposal pencairan DD dan ADD desa Sakabulin TA 2017 dan 2018, Rekomendasi DD dan ADD TA 2017 dan 2018, SP2D DD dan ADD desa Sakabulin TA 2017 dan 2018, SP2D DD TA 2017 dan 2018, laporan transaksi keuangan TA 2017 dan 2018, satu unit sepeda motor merk Yamaha tipe BBS M/T nomer registrasi KH 3856 WR warna hitam.

Baca Juga :  Dihantam Truk, Ertiga Ringsek Berat

“Dari hasil pemeriksaan penyidik dan sesuai dengan hasil PKKN ditemukan dugaan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian uang negara sebesar Rp 744.766.690,”ujarnya.

Atas perbutannya pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1) atau PSL 3 UUD 31/1999 JO UU 20/2001 dengan ancaman pidana Pasal 2 ayat (1) penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun. Kemudian Pasal 3 penjara seumur hidup atau paling singkat 1 tahun penjara. (yr)

Share :

Baca Juga

Hukum Kriminal

Antisipasi Kejahatan, Kapolres Kobar Imbau Warga Pasang CCTV

Kobar

Jual Sabu, Pemuda Penggemar RX King Diringkus Polisi

Kobar

17 PKL Kobar Lolos Uji Lab Loka POM Pangkalan Bun

Kobar

Tim Gabungan Pantau Kedatangan Kapal Kirana 1

Kobar

Traffic Light Tidak Berfungsi Dikeluhkan Pengendara

Kobar

Polres Kobar Gelar Tatap Muka dengan FKPD dan Tokoh Masyarakat

Kobar

42 Nyawa Melayang di Jalan Raya Selama Tahun 2019

Kobar

Kaget, Pengendara Ini Tewas Lakatunggal