



PULANG PISAU, KaltengEkspres.com – Sebagian warga di Kecamatan Kahayan Kuala kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air. Bukan hanya air bersih, tetapi air tawar juga sangat sulit.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Rahmada. Ia menjelaskan, Kecamatan Kahayan Kuala memang berada di pesisir laut dan memiliki air yang melimpah.
“Namun air laut yang melimpah itu rasanya asin dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selama ini beberapa warga mencukup air tawar dengan membeli ke pemasok air tawar dengan harga bervariasi,” kata Rahmada, Kamis, 28 Oktober 2021.
Ia membeberkan, selama ini untuk mendapatkan air bersih masyarakat harus membeli dengan harga Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per drumnya. Itupun keberadaan air tawar tidak selalu ada.
“Sehingga bagi yang kehabisan terpaksa harus menunggu lagi atau menampung air hujan di bak mandi sendiri,” beber dia.
Rahmada berharap pemerintah mencarikan solusi terkait kesulitan masyarakat ini. Karena masalah air ini adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. (dar)