Home / Kobar

Rabu, 6 November 2019 - 22:03 WIB

Mayat Mengapung Diduga Nelayan Mendawai yang Hilang

Petugas TNI AL dan warga saat mengevakuasi mayat yang ditemukan tewas mengapung di perairan TNTP saat dibawa ke Kumai Rabu (6/11/2019).

Petugas TNI AL dan warga saat mengevakuasi mayat yang ditemukan tewas mengapung di perairan TNTP saat dibawa ke Kumai Rabu (6/11/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com РSesosok mayat yang ditemukan mengapung tanpa tangan dan kepala oleh nelayan Kumai yang sedang melaut di sekitar perairan Tanjung Puting, telah dievakuasi menggunakan speed boad oleh anggota Pos AL Kumai  ke Kecamatan Kumai, Rabu (6/11/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tepat pukul 20.00 WIB, speed boad yang menjemput jenazah merapat di Dermaga Pos TNI AL Kumai, dan jenazah pun langsung di bawa ke ruang jenazah RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun untuk dilakukan otopsi.

Danpos AL Letda Laut (P) MS Rio Kusuma melalui anggota Pos TNI AL Koptu Rudi Sugara mengatakan, posisi mayat awalnya ditemukan dalam keadaan telentang, tanpa kepala, kedua tangan hilang dan bagian perut sudah bolong.

Baca Juga :  Tragis, Sudah Dua Nelayan Mendawai Ditemukan Mengenaskan, Ini Identitasnya

“Kami sampai ke lokasi tepat pukul 16.00 WIB, saat itu jenazah di ikat kakinya agar tidak kemana mana, jenazahpun menggunakan celana pendek ketat dan perwakilan keluarga mengenali jenasah dari tanda di bagian lutut bagian kanan bekas luka karena pernah kecelakaan motor, ” kata Rudi Sugara.

Baca Juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Ribuan Masyarakat Kobar Bersatu Gelorakan Merah Putih

Saat ditanya awak media tentang indikasi identitas korban,  pihaknya belum bisa memastikan. Namun melihat dari ciri-ciri bekas luka dilututnya, dan tubuh korban, pihak keluarga yang ikut menjemput telah mengenalnya. Hanya belum mengetahui identitas nama korban tersebut.

Sementara itu sumber lainnya ketika digali, diduga bahwa mayat yang ditemukan ini merupakan salah satu dari nelayan Mendawai yang hilang. Karena pihak keluarga yang ikut menjemput jenazah telah mengenal ciri ditubuh korban. Hanya untuk memastikan identitasnya masih menunggu hasil visum. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Dua Hari Dibuka, Job Fair Diserbu Ribuan Pelamar

Kobar

BNNK Kobar Usut Jaringan Pengedar Sabu Antar Provinsi

Kobar

KUA Arsel Berlakukan Batas Usia Menikah Minimal 19 Tahun

Kobar

Selama 2017, Kejari Kobar Eksekusi Tiga Kasus Tipikor, Selamatkan Uang Negara Rp 342 Juta

Kobar

Diduga Karena Korsleting Arus Pendek Listrik

Kobar

Wabup Perintahkan Dinas Terkait Usut Bakso Berbelatung di SMP

Kobar

Dewan Kobar Dorong Pengusaha Walet Taat Pajak

Kobar

Pengamanan Natal, Tim Gabungan Sterilkan Tempat Ibadah
error: Content is protected !!