Kepala SOPD Seruyan Tandatangani Rancangan Teknokratik RPJMD

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menggelar acara penandatanganan berita acara kesepakatan rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Seruyan Tahun 2018-2023, di Aula Kantor Bappeda Seruyan, Selasa (10/7).

“Rancangan teknokratik RPJMD adalah rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang dipersiapkan oleh pemerintah daerah, dengan sepenuhnya menggunakan pendekatan teknokratik sebelum terpilihnya kepala dan wakil kepala daerah yang baru,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan Drs. Haryono, MM di Kuala Pembuang, Selasa (10/7/2018).

Hal ini lanjut dia, sesuai dengan amanat mengenai penyusunan rancangan teknokratik yang diatur dalam pasal 41 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang menyatakan bahwa penyususan rancangan teknokratik RPJMD merupakan salah satu kegiatan dalam tahap persiapan penyusunan RPJMD.

“Ini merupakan langkah persiapan penyusunan RPJMD kita, maka dari itu Pemerintah Daerah menyusun rancangan teknokratik RPJMD Kabupaten Seruyan,”ungkapnya. 

Ia mengatakan, bahwa rancangan teknokratik RPJMD Kabupaten Seruyan 2018-2023 ini, disusun dengan menganalisa beberapa hal penting yang menggambarkan pencapaian pembangunan dalam beberapa tahun terkahir, sebagai pijakan dalam pengambilan kebijakan yang akan datang.

“Jika kita bertolak ukur dengan gambaran pencapain pembangunan di beberapa tahun terakhir, kita pasti menemukan permasalahan-permasalahan pembangunan yang kita hadapi, dan itulah yang akan menjadi input bagi perumusan isu-isu strategis pembangunan jangka menengah yang akan datang,” tambahnya.

Dijelaskannya, bahwa RPJMD merupakan penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan dan keuangan daerah, serta program dan lintas perangkat daerah yang disertai kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka 5 tahun, yang disusun dengan berpedoman RPJPD dan RPJMN.

Ini bermakna, bahwa janji yang di ucapkan oleh kepala dan wakil kepala daerah sewaktu kampanye, dituangkan kedalam dokumen RPJMD dengan mempertimbangkan kondisi daerah serta kebutuhan masyarakat.

“Itulah mengapa pentingnya dokumen RPJMD, karena itu sebagai pedoman sekaligus instrumen penilaian kinerja pembangunan daerah selama 5 tahun kedepan,”tandas Haryono. (vs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here