Home / Kobar

Rabu, 4 Oktober 2017 - 20:15 WIB

Rahmat Nasution Hamka: Jadi Anggota DPR-RI Harus Berani ‘Nakal’

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Anggota DPR-RI, Rahmat Nasution Hamka, menyatakan, menjadi wakil rakyat di Parlemen Senayan Jakarta, tak cukup bermodal berani saja. Menurutnya, menjadi wakil rakyat yang harus berurusan dengan banyak kementerian harus berani ‘nakal’ dalam arti berani bicara keras agar aspirasi rakyat daerah tak dipandang sebelah mata oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut ia sampaikan saat diskusi dengan sejumlah wartawan dalam kunjungannya ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Barat, di Pangkalan Bun, Rabu (4/10/2017) siang.

Baca Juga :  Sakariyas Janji Tuntaskan Pembangunan Jalan Baun Bango Awal 2018

Sikap ‘nakal’ menurutnya cukup efektif sehingga membuat kementerian terkait mitra kerjanya memperhatikan usulannya. Ia mencontohkan, ketika dirinya ngotot mengusulkan proyek cetak ladang dibanding cetak sawah di Kalimantan, yang memang secara tradisional merupakan petani lahan kering.

“Kementerian Pertanian akhirnya menurunkan tim Balitbangnya, untuk mengambil sampel tanah di Kotawaringin Barat, sebagai bahan kajian pengembangan pertanian lahan kering,” ujar anggota Komisi IV DPR-RI itu.

Ia berpendapat, sikap tegas perlu disampaikan karena kebutuhan masing-masing daerah pasti berbeda. “Tidak bisa disamakan, kondisi di Jawa dan luar Jawa,” lanjutnya.

Baca Juga :  Sehari, Empat Budak Sabu Disergap Polisi

Dalam masalah pertanian, misalnya, menurut Rahmat, tak bisa hanya diselesaikan dengan bantuan alsintan, seperti traktor tangan. “Kita perlu alat lebih berat, untuk mengangkat tunggul (akar pohon). Apalagi ada larangan membakar lahan.”

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, petani di Kalimantan butuh solusi jelas. Ketika dilarang membakar lahan, pemerintah harus memberi tahu cara lain, agar mereka tetap bisa bertani. (BO)

Share :

Baca Juga

Kobar

Ratusan Warga Kumai Dirapid Test, Hasilnya 1 Orang PKL Reaktif

Kobar

Sering Menggelar Pesta Sabu, Warga Kumai Hilir Diringkus Polisi

Kobar

Hantam Pikap, Pengendara Motor Kritis

Kobar

Mulai 8 Oktober, Warga Tak Gunakan Masker Siap-siap Disanksi

Kobar

Ratusan Rumah Warga Kumpai Batu Bawah Direndam Banjir

Kobar

9 Napi Kasus Pencurian dan Penganiayaan Dapat Remisi Bebas

Kobar

Kepergok Mencuri Sarang Burung Walet, Dua Warga Kumai Ditangkap PolisiĀ 

Kobar

Rahmadi G Lentam Sebut 4 ASN di Kobar Dikriminalisasi
error: Content is protected !!