Home / Kobar

Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:09 WIB

Bejat! Petani Ini Tega Perkosa Anak Tirinya

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Edi (42), terpaksa harus meringkuk diruang tahanan Mapolres Kobar. Warga RT 06 Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara (Aruta), yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini diamankan anggota Polsek Aruta, lantaran tega memperkosa anak tirinya yang masih brusia dibawah umur sebut saja Bunga (12) nama samaran. Perbuatan bejat ini dilakukan pelaku sebanyak dua kali. Akibat kejadian ini, korban mengalami trauma.

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, perbuatan asusila ini dilakukan pelaku pada Kamis (12/10/2017), sekitar pukul 09.00 Wib. Berawal saat korban sedang berada dirumah berdua dengan tersangka. Sementara ibunya yang merupakan buruh perusahaan sawit ini sedang bekerja di kebun. Ketika dirumahnya tersebut, korban sedang berada di kamar mandi.

Baca Juga :  Kakek Rofik Ditemukan Tewas di Ladang Sayur

Saat berada di kamar mandi ini lah, tiba-tiba pelaku datang kemudian memaksa dengan mengancam kekerasan jika tidak bersedia disetubuhi. Karena ancaman pelaku ini, korban takut, dan akhirnya terpaksa membiarkan pelaku menyetubuhinya.

Kapolres Kobar AKBP Pria Premos melalui Kapolsek Aruta Iptu Mujio ketika dikonfirmasi Jumat (13/10/2017), membenarkan adanya kasus asusila tersebut. Menurut dia, aksi bejat pelaku ini terbongkar, setelah korban menangis dijalan pergi dari rumah. Saat menangis di jalan ini, korban bertemu dengan dua orang warga setempat yakni Nadi dan Asep.

Baca Juga :  Tekan Lakalantas, Satlantas Perbanyak Pemasangan Spanduk Imbauan

Kedua warga ini kemudian menanyakan penyebab korban menangis. Dari cerita korban kepada dua orang warga tersebut lanjut Mujio, terungkap kasus ini. Sehingga anggota langsung menghubungi ibunya yang bekerja di kebun, kemudian langsung membawa korban ke Mapolsek Aruta.

“Pelaku ini kita ringkus di rumahnya sekitar pukul 14.00 Wib. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Kobar, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ujar Mujio.

Akibat perbuatannya ini, tersangka dijerat Undang-Undang No 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Gangguan Kejiwaan Dipastikan Gunakan Hak Pilih

Kobar

Pengedar Sabu Kelurahan Candi Dibekuk Polisi

Kobar

Pelaku Pencurian Dibekuk Polres Kobar

Kobar

Ditetapkan Tersangka, Mantan Kades Natai Kerbau Langsung Ditahan

Kobar

Menhub Tegaskan Layanan Angkutan Mudik Harus Perhatikan Kelayakan

Daerah

Polres Kobar Musnahkan Setengah Ons Sabu

Kobar

Biadab, Anak Berusia 4 Tahun Dicabuli Pria Paruh Baya

Kobar

Ajaib, Bangunan Hangus Terbakar, Kitab Suci Al-Quran Tetap Utuh
error: Content is protected !!