



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat dan pembangunan infrastruktur. Langkah tersebut merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Bupati Kobar, Nurhidayah, pada periode kedua kepemimpinannya.
Bupati Nurhidayah mengatakan, sektor pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Selain itu, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, juga mendapat perhatian serius mengingat masih banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak di sejumlah wilayah.
Menurutnya, pada periode kedua kepemimpinannya, Pemkab Kobar menghadapi tantangan berupa keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya kapasitas APBD. Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah daerah untuk bekerja lebih inovatif dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan program pembangunan tetap berjalan.
Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, Nurhidayah menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan janji politik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan surut. Berbagai strategi akan dilakukan agar program prioritas tetap dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2027 fokus pembangunan tidak hanya mencakup sektor kesehatan dan pendidikan, tetapi juga pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. Sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan akan diarahkan pada ruas-ruas yang menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil produksi diharapkan semakin lancar, produktivitas masyarakat meningkat, dan pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkap Nurhidayah saat di wawancarai Selasa (2/6). (di)