



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Upaya peningkatan kualitas layanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus dilakukan di Kalimantan Tengah. Hal ini mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Ferry Khaidir. Ferry menilai inovasi pelayanan menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan masyarakat.
“Dari pengelolaan antrean di SPBU ini harus dilakukan secara lebih tertib dan terstruktur. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan, sistem pelayanan yang baik menjadi kebutuhan mendesak agar tidak terjadi penumpukan panjang,”kata Ferry, Jumat (10/4).
Ia menjelaskan bahwa berbagai inovasi mulai diterapkan di sejumlah SPBU, mulai dari pengaturan jalur antrean hingga pemanfaatan teknologi sederhana untuk mempercepat proses pengisian bahan bakar.
Langkah ini dinilai mampu mengurangi potensi konflik di lapangan, terutama saat terjadi lonjakan permintaan bahan bakar. Selain itu, pelayanan yang rapi juga memberikan rasa aman bagi konsumen.
Ferry menyebutkan, kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan publik, termasuk di sektor energi seperti SPBU.
“Bahkan kita perlu mendorong pengelola SPBU untuk terus berinovasi, tidak hanya dalam sistem antrean, tetapi juga dalam peningkatan kualitas pelayanan petugas di lapangan,”ungkapnya.
Pelatihan bagi operator SPBU dinilai penting agar mereka mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional kepada setiap konsumen.
Selain itu, pengawasan dari pihak terkait juga harus ditingkatkan guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Kita juga perlu inovasi ini, diharapkan distribusi bahan bakar dapat berjalan lebih lancar dan tidak menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari,”tuturnya.
Ferry juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pengelola SPBU dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan pihak swasta sangat penting dalam menciptakan sistem pelayanan yang optimal.
“Akan saya sarankan untuk ke depan, ia berharap inovasi serupa dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,”tandasnya. (gel)