



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhamad Ansyari, mendukung kebijakan pemberlakuan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Hal ini menurut dua, sebagai langkah adaptif yang strategis untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan global di sektor energi.
Menurut Ansyari, ketidakastabilan geopolitik dunia saat ini berdampak langsung terhadap rantai pasok dan ketersediaan energi nasional. Oleh karena itu, pengurangan ketergantungan pada konsumsi BBM melalui pembatasan mobilitas pekerja dianggap sebagai opsi yang masuk akal.
“Situasi global saat ini tidak bisa kita abaikan. Gangguan distribusi energi pasti berimbas ke dalam negeri, sehingga opsi seperti WFH layak dipertimbangkan sebagai bagian dari solusi,” ujarnya, Sabtu (11/4).
Ansyari menyebut, penerapan WFH tidak perlu dilakukan secara penuh. Misalnya hanya satu hari dalam seminggu, sudah cukup memberikan dampak signifikan dalam memangkas konsumsi bahan bakar dari sektor transportasi tanpa mengurangi produktivitas.
“Kalau hanya satu hari saja diterapkan, itu sudah bisa memangkas mobilitas. Artinya, konsumsi bahan bakar juga ikut berkurang tanpa harus mengorbankan produktivitas,”tandasnya. (Ro)