Pemkab Kotim Perkuat Edukasi untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

Ilustrasi net.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai perlindungan anak di berbagai satuan pendidikan.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB), Pemkab Kotim secara rutin memberikan pemahaman kepada siswa, tenaga pendidik, hingga masyarakat mengenai pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Kepala DPPPAPPKB Kotim, dr. Achmad Yusi, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi terus digencarkan, termasuk di Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

“Upaya edukasi terus kami lakukan agar anak-anak, guru, maupun lingkungan sekolah memiliki pemahaman yang baik tentang perlindungan anak. Dengan begitu diharapkan potensi terjadinya kekerasan dapat dicegah sejak dini,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Selain sosialisasi, DPPPAPPKB juga secara rutin menggelar pembahasan kasus bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga setiap persoalan yang muncul dapat ditangani secara terpadu sesuai kewenangan masing-masing.

Menurut Yusi, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

Data DPPPAPPKB menunjukkan, sepanjang 2025 instansi tersebut menangani sekitar 50 kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Meski demikian, Pemkab Kotim terus mengedepankan langkah preventif melalui penguatan edukasi sebagai upaya menekan angka kekerasan.

“Yang paling utama adalah mencegah agar kekerasan terhadap anak tidak terjadi. Karena itu sosialisasi dan edukasi akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.

Pemkab Kotim berharap, melalui edukasi yang berkelanjutan serta sinergi seluruh elemen masyarakat, kesadaran terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat sehingga Kabupaten Kotawaringin Timur dapat menjadi daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi setiap anak. (to)

Berita Terkait
<