Pemkab Kotim Bekali ASN Pelatihan Inovasi Pelayanan Publik

Staf Ahli Bupati, Rafiq Riswandi dan Kepala Diskominfosantik Kotim Cok Orda serta sejumlah kepala OPD terkait dan ASN saat kompak foto bersama usai pembukaan kegiatan pelatihan, Rabu (15/7). (Foto :to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat inovasi sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Inovasi Pelayanan Publik yang digelar di Ruang Anggrek Tewu, Lantai II Kantor Bupati Kotim, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Rafiq Riswandi, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kotim.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) agar mampu melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Rafiq menegaskan, bahwa inovasi telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, masyarakat kini menginginkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, efektif, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan secara tepat.

“Inovasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi telah menjadi kebutuhan. Setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Budaya inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN agar pelayanan publik terus berkembang mengikuti tantangan zaman,” ujarnya.

Pelatihan tersebut turut menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Cok Orda Putra Legawa, sebagai narasumber.

Dalam paparannya, ia mengajak seluruh perangkat daerah membangun budaya inovasi secara berkelanjutan melalui kolaborasi serta pemanfaatan teknologi digital, serta menghadirkan solusi kreatif yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi harus tumbuh menjadi budaya kerja di setiap perangkat daerah. Dengan kolaborasi, transformasi digital, dan kreativitas, kita mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Cok Orda.

Komitmen Pemkab Kotim dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang inovatif juga tercermin dari sejumlah capaian daerah, di antaranya Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 3,22 dengan kategori Baik, Reformasi Birokrasi 76,68 (BB), SAKIP 65,49 (B), Indeks Pelayanan Publik 4,06, serta Indeks Inovasi Daerah 56,34 dengan predikat Inovatif.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur untuk terus mempercepat transformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Kotim berharap setiap perangkat daerah mampu melahirkan inovasi yang tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin prima. (to)

Berita Terkait
<