



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati Kotim Irawati mengapresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Kotawaringin Timur yang selama ini menjadi salah satu wilayah penting dalam upaya pengendalian kebakaran lahan dan perlindungan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah. Hal ini diutarakannya seusai menerima kunjungan audiensi tim KLH, Kamis (4/6).
Menurutnya, pembentukan Brigdalkarhutla menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas daerah dalam melakukan pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan cepat apabila terjadi kebakaran lahan.
Kehadiran brigade khusus tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi menimbulkan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik rencana ini. Kehadiran Brigdalkarhutla akan menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan secara lebih efektif dan terkoordinasi,” ujar Irawati.
Selain pembentukan brigade, survei untuk rencana pendirian kantor Daops Pengendalian Lingkungan Hidup juga dinilai sebagai langkah strategis. Keberadaan Daops nantinya diharapkan menjadi pusat koordinasi berbagai kegiatan pengawasan, pengendalian, serta penegakan hukum lingkungan di wilayah Kotawaringin Timur dan sekitarnya.
Dengan adanya fasilitas tersebut, respons terhadap berbagai persoalan lingkungan di lapangan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan. Tidak hanya berkaitan dengan kebakaran lahan, tetapi juga berbagai isu lingkungan lainnya yang memerlukan perhatian bersama.
Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat agar upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan optimal.
Ia berharap audiensi yang berlangsung tersebut menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan ke depan.
“Semoga sinergi yang terbangun ini dapat semakin memperkuat pengawasan, penegakan hukum, dan perlindungan lingkungan hidup di Kabupaten Kotawaringin Timur. Tujuan akhirnya tentu untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai dampak kerusakan lingkungan,” katanya.
Seluruh hasil pembahasan dalam audiensi tersebut lanjut dia, akan dilaporkan kepada Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, sebagai bahan tindak lanjut dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga siap memberikan dukungan terhadap berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di daerah. (to)