



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memastikan seluruh jemaah haji asal daerah tersebut dalam kondisi sehat setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Selain kondisi kesehatan yang stabil, proses pemulangan jemaah juga dipastikan berjalan sesuai jadwal dan dalam keadaan aman.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotim, Waren, menyampaikan bahwa secara umum kondisi kesehatan para jemaah haji saat ini sangat baik. Ia menegaskan bahwa tidak ada laporan gangguan kesehatan serius selama proses kepulangan maupun setelah seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.
“Kondisi jemaah kita semua dalam keadaan sehat. Sampai saat ini tidak ada kendala kesehatan yang berarti,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Waren menjelaskan, pada fase keberangkatan sebelumnya memang sempat terdapat dua jemaah yang mengalami kondisi kurang fit. Namun hal tersebut dapat ditangani dengan baik oleh petugas kesehatan haji, sehingga seluruh jemaah kembali dalam kondisi stabil dan dapat melanjutkan ibadah seperti biasa.
Ia menuturkan, dua jemaah yang sempat menjalani penyesuaian kondisi kesehatan sehingga tidak langsung berangkat bersama rombongan utama yang tergabung dalam kloter pertama sebanyak 165 orang. Kedua jemaah tersebut kemudian diberangkatkan bersama kloter berikutnya setelah dinyatakan memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
“Dua orang ini tidak ikut kloter pertama, mereka mengikuti kloter sembilan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan. Jadi keberangkatannya memang disesuaikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kedua jemaah tersebut diperkirakan tiba di Sampit lebih lambat dibanding rombongan utama, yakni sekitar dua hari setelah kedatangan kloter pertama di tanah air.
Sesuai jadwal, jemaah haji asal Kotim akan mulai kembali ke Indonesia pada 11 Juni 2026 melalui Debarkasi Banjarbaru di Kalimantan Selatan. Hingga tiba di Sampit tanggal 12 Juni 2026, Setelah tiba di debarkasi, para jemaah akan menjalani proses penerimaan sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Sampit.
Pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian pemulangan akan berjalan lancar, termasuk koordinasi dengan pihak terkait seperti petugas kesehatan, panitia haji daerah, serta aparat keamanan untuk menjamin kenyamanan para jemaah hingga tiba kembali di rumah masing-masing.
“Yang paling penting adalah memastikan seluruh jemaah tiba dengan selamat, sehat, dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing tanpa kendala,” tandas Waren. (to)