Wakil Bupati Dorong Pelestarian Budaya Bersepeda di Kobar

Wabup Kobar Suyanto saat sedang santai bersepeda ontel Minggu (10/5). (Foto : IST)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Paguyuban Sepeda Onthel (PASTHEL) Kotawaringin Barat (Kobar) yang digelar di Gedung Transito, Jalan Malijo, Minggu (10/5).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Kobar, Suyanto itu menjadi ajang berkumpulnya para pecinta sepeda klasik dan komunitas gowes dari berbagai daerah untuk bersama-sama melestarikan budaya bersepeda.

Perayaan diawali dengan kegiatan gowes bersama dengan rute Transito – Bundaran Pancasila – Lanud Iskandar– Kantor BMKG Lanud – Bundaran Pancasila – Jalan HM Rafii – PP Gedung Antakusuma – Bundaran Pancasila – Jalan Malijo – dan kembali finis di Transito.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suyanto mengapresiasi atas eksistensi dan kontribusi PASTHEL yang selama ini aktif menjaga budaya bersepeda onthel di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun ke-13 kepada keluarga besar PASTHEL, semoga di usia yang semakin dewasa ini, PASTHEL terus menjadi komunitas yang solid, kreatif, serta mampu menjaga eksistensi budaya bersepeda ontel sebagai bagian dari warisan sejarah dan identitas budaya,” ujar Suyanto.

Menurutnya, keberadaan komunitas sepeda klasik tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, olahraga, hingga semangat pelestarian lingkungan.

“PASTHEL bukan sekadar komunitas pecinta sepeda klasik, lebih dari itu, PASTHEL telah menjadi wadah yang memadukan unsur sejarah, budaya, olahraga, serta semangat keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Ia menilai kegiatan ngontel bersama yang dilaksanakan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi lintas generasi sekaligus mempererat persaudaraan antar komunitas sepeda dari berbagai daerah.

Pemkab Kobar, lanjutnya, mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang digagas komunitas sepeda karena dinilai mampu mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

“Selain menumbuhkan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, kegiatan komunitas sepeda juga turut memperkenalkan potensi daerah, termasuk destinasi wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkapnya. (di)

Berita Terkait