



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan penghargaan kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan informasi publik dan kontribusi pada Multimedia Center (MMC) Kobar Tahun 2025.
Penyerahan apresiasi tersebut digelar bersamaan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, di Aula Marundau Bapperida, Selasa (31/3),
Kegiatan ini menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif perangkat daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara terbuka. Selain itu, penghargaan ini juga diharapkan menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan informasi publik yang lebih transparan dan mudah diakses.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kobar, Eddy Kusnandar, mengatakan, penghargaan tersebut bukan hanya simbol apresiasi, melainkan juga dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperbaiki kualitas komunikasi publik.
“Melalui penghargaan ini, kami ingin mendorong perangkat daerah agar semakin cepat, tepat, dan terbuka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbukaan informasi publik memiliki peran penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dalam hal ini, keberadaan PPID Pelaksana serta kontributor MMC menjadi ujung tombak dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan.
Pada kategori Kontributor MMC Kobar 2025, Sekretariat Daerah berhasil meraih posisi Terbaik I dengan capaian 175 berita sepanjang tahun serta jumlah pembaca mencapai 19.197. Disusul Dinas Perhubungan di posisi kedua dengan 157 berita dan 11.027 pembaca, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di posisi ketiga dengan 151 berita dan 6.301 pembaca.
Sementara itu, untuk kategori Keterbukaan Informasi Badan Publik (PPID Pelaksana), RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menempati peringkat Terbaik I dengan 8.603 dokumen yang dipublikasikan selama 2025. Posisi berikutnya ditempati Bapperida dengan 5.781 dokumen, dan Dinas PUPR di peringkat ketiga dengan 2.893 dokumen.
Eddy menambahkan, capaian tersebut menunjukkan keseriusan perangkat daerah dalam memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung pelayanan publik yang lebih optimal. Ia pun berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
Melalui penghargaan ini, Pemkab Kobar optimistis kolaborasi antar perangkat daerah dalam pengelolaan informasi publik akan semakin solid, sehingga mampu mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (di)