Gubernur Kalteng Paparkan Usulan Prioritas ke Komisi V DPR RI

Gubernur Kalteng Agustiar dan Wagub Kalteng Edy Pratowo saat serah terima cinderamata dengan rombongan Komisi V DPR RI, Senin (14/4). (Foto : IST)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menerima kunjungan reses Komisi V DPR RI  di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Senin (14/04/2025).

Gubernur mengatakan, ada beberapa usulan prioritas yang perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat dan komisi V DPR RI, antara lain yang pertama pada bidang jalan dan jembatan yakni penuntasan jalan-jalan tembus lintas tengah (Missing Link) pada ruas Tumbang Sanamang-Batas Kalbar sepanjang 90,5 Km, penyelesaian akses jalan penghubung dari Jembatan Sei Jelai di Kabupaten Sukamara ke arah Kalbar (Kabupaten Ketapang) dan peningkatan serta pelebaran jalan menuju standar nasional (2-7-2) pada jalan trans Kalimantan Lintas Selatan (lintas utama), Lintas Tengah dan Lintas Penghubung.

Usulan kedua, bidang sumber daya air yakni percepatan pembangunan Bendungan Muara Juloi di Kabupaten Murung Raya, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi rawa di 5 Kabupaten, yaitu Kabupaten  Kapuas, Pulang Pisau, Katingan Kotawaringin Timur, Seruyan serta peningkatan drainase utama pengendali banjir Kota Palangka Raya.

“Kemudian ketiga, bidang perumahan dan kawasan permukiman yakni usulan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) khususnya bagi masyarakat terdampak banjir dan masyarakat miskin, Pembangunan Rumah Susun dan Rumah Khusus di Kalteng,”kata Agustiar saat menyampaikan sambutannya. 

Keempat, bidang perhubungan, di mana luasnya wilayah Kalteng dan besarnya Potensi Sumber Daya Alam (SDA) berdasarkan data exit gateway Tahun 2024 82,57% Ekspor tidak tercatat di Kalteng (62,66% melalui Kalsel, 19,91% melalui provinsi lainnya) sedangkan yang tercatat di Kalteng hanya 17,43%. Salah satu solusi prioritas adalah optimalisasi alur sungai/pengerukan sungai Kapuas Murung dan rencana Ship to Ship Transfer (STS) yang telah berproses dengan pola Konsesi/Pengusahaan Wilayah Tertentu di Perairan (WTDP).

Selanjutnya kelima, dukungan dari Kementerian Perhubungan dalam percepatan pelaksanaan Konsesi di Sungai Kapuas dapat segera terealisasi dengan memperhatikan kebutuhan daerah dalam hal kebijakan bagi hasil dari pelaksanaan konsesi kepada daerah tidak hanya dalam bentuk PNBP mulai dari pengerukan alur sungai Kahayan dan Sungai Mentaya dalam rangka kelancaran alur pelayaran dan mencegah banjir.

Termasuk peningkatan Bandara Iskandar Pangkalan Bun sebagai target jangka pendek dan penyiapan Bandara Baru di Sebuai sebagai target jangka panjang, peningkatan Bandara Tjlik Riwut Palangka Raya sebagai Pintu Gerbang Utama Kalteng serta perlunya penyediaan perlengkapan jalan dan penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan.

Terakhir Gubernur meminta dukungan untuk infrastruktur perhubungan seperti jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, dan sarana prasarana transportasi lainnya yang memadai akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran daerah.

“Kami berharap melalui kunjungan reses ini, sinergi antara Pemerintah Daerah dengan DPR RI, khususnya Komisi lima, akan semakin baik dan kuat,”tandasnya. 

Menanggapi itu, Ketua Komisi V DPR RI yang juga selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Lasarus dalam sambutannya mengharapkan agar seluruh mitra kerja Komisi V segera menindaklanjuti berbagai usulan dari Pemprov Kalteng.

“Kami sudah menangkap secara umum apa yang disampaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tadi. Dari Komisi V, kami mendukung sepenuhnya. Afirmasi di bidang infrastruktur memang perlu kita pikirkan bersama, terutama ketika APBN berada dalam kondisi terbatas,” ujar Lasarus.

Lasarus berharap ada tambahan anggaran di Kementerian PUPR pada Tahun 2025, agar berbagai usulan dan kebutuhan infrastruktur daerah, khususnya dari Kalteng , dapat segera direalisasikan. (Ro)

Berita Terkait