



NANGA BULIK, Kaltengekspres.com – Fastival Babukung 2024 secara resmi dibuka oleh Pj. Bupati Lamandau, Lilis Suriani, Kamis 8 Agustus 2024, pagi. Kemeriahan salah satu event unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 itu terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area Bundaran Rusa Kota Nanga Bulik untuk menyaksikan berbagai acara dihari pertama Festival Babukung ke-9 tahun ini.
Salah satu rundown acara yang ditunggu-tunggu masyarakat adalah gelaran festival topeng. Acara ini menarik perhatian pengunjung karena dapat menyaksikan penampilan para penari menggunakan berbagai jenis luha (topeng) dan tatakup (alat musik bambu) yang menjadi ciri khas Tarian Babukung.
Pada Festival Babukung kali ini, sekurangnya 96 regu penari yang berasal dari seluruh desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Lamandau dan organisasi budaya dan masyarakat menampilkan gerakan tari-tarian didepang para tamu undangan dan berjalan beriringan mengitari bundaran rusa.
“Ada 96 regu dari desa-desa dan organisasi yang turut serta memeriahkan karnaval topeng , termasuk Batamad dan DAD juga ambil bagian dalam acara ini,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Lamandau melalui Kabid Promosi, Edmond Lamey, Kamis 8 Agustus 2024.
Ia menyebut, berbagai jenis luha ditampilkan dalam karnaval topeng tahun ini, diantaranya luha tingang, burung, hantu, kupu-kupu, kelelawar, luha belanda dan lain sebagainya.
Ia menjelaskan, Festival Babukung tahun 2024 mengusung tema “Menjaga Tradisi, Merawat Bumi,Mengarungi era digitalisasi”. Artinya gelaran event tahun ini dalam upaya pelestarian budaya, tetap mengedepankan penjagaan terhadap keutuhan alam ditengah arus digitalisasi di era modern.
“Peserta karnaval tidak ada satupun yang menggunakan kendaraan bermotor, termasuk untuk mengangkut alat musik hanya diperbolehkan menggunakan kendaraan tanpa mesin seperti gerobak dorong, angkong,” ujarnya.
Untuk jumlah peserta, Edmond mengatakan bahwa setiap regu masing-masing diikuti oleh 20-40 orang yang terdiri dari penari, pemusik dan pendamping. “Sekitar 2000-an orang peserta ambil bagian pada karnaval topeng kali ini, puji syukur dapat berjalan lancar dan meriah,” pungkasnya.(btg)