




NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gusti Abdul Gani Lamandau, dr. Mardoni Setiawan, tegas membantah informasi yang beredar di masyarakat terkait adanya fasilitas ruang karaoke serta adanya pesta miras di lingkungan rumah sakit.
Hal itu disampaikan oleh dr. Mardoni Setiawan saat menjumpai wartawan di ruang pertemuan RSUD Gusti Abdul Gani, Senin 30 Maret 2026. “Pemberitaan yang viral ini membuat Kami pihak manajemen menyatakan rasa malu sekaligus prihatin atas beredarnya informasi yang tidak benar dan tanpa konfirmasi kepada Kami,” ungkapnya.
Dr. Mardoni Setiawan dengan tegas memastikan bahwa tuduhan mengenai keberadaan ruang karaoke maupun aktivitas pesta minuman keras (miras) di RSUD Gusti Abdul Ghani adalah murni hoaks atau berita bohong.
“Kami menegaskan tidak ada segala pesta miras dan tempat karaoke di RSUD Gusti Abdul Ghani. Kabar itu sama sekali tidak benar,” ujar dr. Mardoni di hadapan para wartawan.
Selain membantah konten berita tersebut, dr. Mardoni juga menyayangkan beredarnya informasi melalui media sosial tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu karena hal itu menyangkut nama baik rumah sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan masyarakat.
Terkait visual yang beredar di media sosial, dr Mardoni menegaskan baahwa pihak RSUD mengidentifikasi bahwa foto yang digunakan bukanlah dokumentasi asli melainkan dibuat menggunakan aplikasi buatan (Ai).
“Kita amati bahwa gambar tersebut diduga kuat merupakan ilustrasi atau hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI) yang sengaja digunakan untuk membangun opini negatif terhadap rumah sakit,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, pihak rumah sakit tidak akan menempuh jalur hukum atas pemberitaan ini dan akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas di intern rumah sakit agar tidak ada lagi informasi yang tidak sesuai fakta di masyarakat.
“Sementara ini sesuai instruksi Bapak Bupati, kita tidak akan menanggapi melalui jalur hukum, apalagi pemberitaan itu juga sudah di takedown,” sebutnya.
Seperti diketahui, informasi dugaan adanya kegiatan karaoke dan pesta miras beredar di media sosial beberapa hari yang lalu dan mendapat tanggapan beragam dari netizen. (BTG)