



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kotawaringin Timur, SP Lumban Gaol meminta Pemkab Kotim melalui instansi terkait agar mengawasi penyaluran gas elpiji sehingga penyalurannya bisa tepat sasaran.
“Penjualan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi yang diberikan itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena saya melihat belakangan ini gas elpiji mulai langka,” kata SP Lumban Gaol Kamis (14/4).
Ironisnya lagi, pemerintah tidak melakukan pengawasan dengan baik. Padahal, pengawasan wajib dilakukan agar elpiji bersubsidi tepat sasaran dan harganya sesuai HET.
“Jika harganya tinggi, apalagi sampai terjadi kelangkaan maka akan sangat membebani masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan secara ketat mulai di tingkat agen, pangkalan hingga pengecer,”ucapnya.
Politisi Partai Demokrat mengatakan HET elpiji tabung 3 kilogram ditetapkan oleh pemerintah daerah dengan harapan gas yang disubsidi pemerintah itu bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu.
“Harga naik lagi ketika elpiji bersubsidi itu dijual oleh pedagang eceran sehingga membebani masyarakat kurang mampu,”tandasnya. (ahm)