Home / Kobar

Selasa, 8 Maret 2022 - 17:38 WIB

Cukup 3 Kali Vaksin, Tes PCR dan Antigen Tak Diwajibkan

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Syarat tes antigen dan RT-PCR tidak diperlukan lagi untuk pelaku perjalanan yang sudah vaksin dosis kedua dan ketiga (booster).

Aturan tersebut berlaku bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) baik di transportasi udara, laut, dan darat di seluruh Indonesia.

Hal ini diberlakukan sesuai Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang berbunyi:

“PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.”

Baca Juga :  Waspada Kontak Langsung Saat Naik Bus dan Travel

Kabar gembira ini disambut masyarakat yang bermaksud bepergian ke daerah lain menggunakan angkutan udara melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Saat dikonfirmasi, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), Zuber mengatakan, hal tersebut akan diterapkan di wilayah tugasnya yakni di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, dan dimulai Rabu, 9 Maret 2022.

Namun, kata Zuber, sesuai aturan tersebut, bagi calon penumpang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis 1 masih diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3 x 24 jam atau RDT-Antigen 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, terangnya, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga :  Warga Kumai Antusias Sambut Peserta Yacht Wonderful Sail

Menurutnya, bagi calon dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR 3 x 24 jam atau RDT-Antigen 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Selain itu yang bersangkutan juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi covid-19.”ujarnya.

Sementara bagi calon penumpang berusia dibawah 6 tahun, dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (yr)

Share :

Baca Juga

Kobar

Tabrak Gapura Desa, Sopir Truk CPO dan Kernet Diamankan Polisi

Kobar

Diskominfo Kobar Bakal Launcing Sistem Koneksi Mesin Absen Sidik Jari

Kobar

Korsleting Listrik, Rumah Kosong di Jalan A. Yani Terbakar

Kobar

Gubernur Kalteng Tinjau Pembangunan Pile Slab Jalan Kolam

Kobar

Truk Dilarang Melintasi Jalan Pangkalan Bun – Kolam

Hukum Kriminal

Kurir Sabu Kelurahan Raja Dibekuk Polisi

Kobar

46 Warga Kobar Berangkat Umrah

Kobar

Bupati Kobar Ajak Generasi Muda Berkarya