



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Warga yang tinggal di Jalan Kawitan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dibuat geger dengan ulah seorang pria bernama Karsum (44) warga Jalan Kawitan 1 RT 17, Keirahan Sidorejo.
Pria yang diketahui tak bisa berenang ini nekat menceburkan dirinya ke Sungai Kawitan sedalam 2 meter, Jumat (21/2/2020) sekira pukul 11.30 WIB. Untungnya, saat itu sungai tersebut masih dangkal. Sehingga tubuh korban tak tenggelam.
Saat kejadian, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi, dan membujuk korban agar bersedia dievakuasi.
Anggota BPBD Kobar Sayet Abdul Badawi mengatakan, saat hendak dievakuasi dari dalam sungai, korban sempat memberontak dan bahkan melemparkan benda yang ada di dekatnya.
“Dari keterangan warga setempat, korban ini dalam keadaan depresi. Ia menceburkan diri dan sambil berteriak-teriak, saat itu kami BPBD bersama warga mencoba membujuknya agar naik ke atas, namun korban melawan, sehingga akhirya kami melemparkan tali dan langsung menangkap korban kita tarik dan naik keatas, kurang lebih 45 menit mengevakuasinya,”ungkap Badawi kepada awak media, Jumat (21/2/2020).
Seusai dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk di berikan obat penenang.
Sementara itu Kasi logistik bidang kedaruratan Martogi mengatakan, saat ini kondisi korban sudah aman, karena telah disuntik obat enenang agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, setelah di bawa ke RSUD Korban dibawa ke Dinsos Kobar.
“Dari keterangan Dokter Fatimah yang menangani nya, korban harus dibawa ke Rumah Sakit jiwa di Palangka Raya melihat kejiwaannya terlihat parah. Hanya sebelum diberangkatkan kita akan mencari dulu pihak keluarganya,”kata Martogi. (yus)