Home / Kotim

Kamis, 4 November 2021 - 13:23 WIB

Puluhan Warga Demo Kantor PT WYKI

Sejumlah warga sempat bersitegang dengan petugas Satpam PT WYKI di depan kantor perusahaan setempat, Rabu (3/11) kemarin.

Sejumlah warga sempat bersitegang dengan petugas Satpam PT WYKI di depan kantor perusahaan setempat, Rabu (3/11) kemarin.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puluhan warga yang tergabung dalam Koperasi Cempaga Perkasa Desa Patai Kecamatan Cempaga, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Wana Yasa Kahuripan Indonesia (WYKI) Makin Group Desa Tehang Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotim, Rabu (3/11).

Unjuk rasa puluhan warga ini menuntut perusahaan setempat agar tidak beroperasi di wilayah Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) milik Koperasi Cempaga Perkasa, Desa Patai.

Bahkan pengurus pemilik izin IUPHKn memasang spanduk, yang meminta PT WYKI untuk angkat kaki di areal izin mereka tersebut.

Baca Juga :  Bandar Sabu Sangai Dibekuk Polisi

Mengingat di areal izin seluas 704 hektare itu berdiri sejumlah bangunan kantor perusahaan perkebunan kelapa sawit serta kebun sawitnya.

Suparman, penanggung jawab IUPHKn mengatakan, spanduk meminta PT WYKI angkat kaki sudah mereka pasang sejak Senin, 1 November 2021 dan hingga kini masih terpasang.

“Kita minta mereka angkat kaki, karena areal ini masuk dalam IUPHKn kami,” tegas Suparman, Rabu (3/11/2021).

Bahkan Suparman menyampaikan itu secara langsung bersama puluhan warga kepada Manager PT WYKI, Ontoro saat di kantor perusahaan itu.

Baca Juga :  Polres Kotim Bongkar Sindikat Pembuat KK dan KTP Palsu, Tiga Orang Ditangkap

“Tolong, stop aktivitas jangan ada pemanenan,” tegas Suparman.

Sementara itu Ontoro selaku perwakilan dari pihak perusahaan mengatakan, tuntutan warga tersebut akan disampaikan kepada pimpinannya. Dirinya beralasan tidak bisa mengambil keputusan saat ini.

“Akan saya sampaikan nanti,” kata Ontoro.

Ontoro dicerca oleh puluhan warga, bahkan mereka mengaku bosan dengan jawaban tersebut. Karena selalu menyatakan hal sama, namun kenyataannya tidak mentaati apa yang mereka sepakati dengan pemilik IUPHKn. (Ry)

Share :

Baca Juga

Kotim

Pembangunan Jembatan untuk Memperlancar Perekonomian Desa

Kotim

Tragis…Terlindas Ban Grader, Karyawan PT. BHL Tewas Mengenaskan

Kotim

Laka Maut di Jalan Sudirman Tewaskan Bapak dan Anak

Kotim

Kodim 1015 Sampit Umumkan Pemenang LKJ TMMD Reguler ke-109

Kotim

Perbaikan 3 Jembatan di TMMD untuk Memperlancar Perekonomian Masyarakat

Kotim

Ruko dan Barak di Parenggean Diamuk Jago Merah

Kotim

Warga Jaya Kelapa Terciduk Saat Asyik Mencuri Sarang Burung Walet

Kotim

Tuntut Realisasi Plasma, Puluhan Warga Pondok Damar Demo dan Portal Ruas Jalan PT Mustika