



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Rencana pengoperasian jalan baru sebagai pintu masuk Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada 1 Februari 2021 nanti, kemungkinan belum bisa terwujud. Pasalnya, hingga saat ini proses pengerjaannya belum selesai 100 persen.
“Kami terkejut melihat jalan baru masuk ke bandara ini sebagian masih belum beraspal,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kotim Bima Santoso, Jumat (29/1/2021).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalur utama keluar dan masuk kendaraan calon penumpang menuju terminal bandara, sehingga sangat penting diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan.
“Kalau jalan yang lama akan ditutup untuk dijadikan jalur khusus penyaluran bahan bakar dari pertamina,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak bandara, sisa jalan yang belum beraspal sejauh 200 meter dengan lebar 6 meter, sementara proses pengerjaannya ditimbun menggunakan agregat.
“Kalau hanya di timbun agregat itu juga akan membuat kotor halaman bandara, karena mobilitas kendaraan keluar masuk Bandara lumayan banyak. Kami minta Pemda bisa secepatnya menyelesaikan pengerjaan ini,” tegasnya.
Politikus PKB ini juga menjelaskan, dari hasil data Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kotim yang diterimanya, ruas jalan tersebut sempat di anggarkan di tahun 2020, tetapi karena pandemi Covid-19 pengerjaannya terpaksa tertunda karena rasionalisasi.
“Kami siap melakukan pembahasan dan mengangarkan untuk melanjutkan pengaspalan tersebut, tetapi Dinas PUPR harus mengajukan terlebih dahulu, sehingga pada saat anggaran perubahan nanti bisa dianggarkan,” tandasnya. (By)