Home / DPRD Provinsi Kalteng

Jumat, 4 September 2020 - 15:53 WIB

Ketua DPRD Kalteng Nilai Perda Adat Penting dan Mendesak untuk Disahkan

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Wiyatno mengatakan, adanya konflik agraria yang terjadi Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, merupakan pelajaran sekaligus bukti bahwa keberadaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Adat sangat penting dan mendesak untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Melihat kondisi tersebut, kami dari DPRD provinsi dalam waktu dekat akan menjalin kerjasama serta nota kesepakatan dengan akademisi dan para praktisi hukum maupun adat yang ada di provinsi ini,” kata Wiyatno, Jum’at (4/9/2020).

Lebih lanjut Wiyatno menjelaskan, walau diajukan pada periode 2014-2019, namun seluruh pimpinan dan Anggota DPRD Kalteng periode 2019-2024 berkomitmen untuk melanjutkan pembahasan raperda tentang Adat tersebut, sekaligus berkeinginan segera ditetapkan menjadi Perda.

Baca Juga :  Pelihara Cagar Budaya Daerah

Sebelumnya, Raperda tentang Adat merupakan raperda inisiatif DPRD Kalteng yang diajukan pada periode 2014-2019. Namun, alotnya pembahasan raperda tentang Adat tersebut, berdampak pada tidak tuntasnya raperda tersebut di periode 2014-2019.

“Semoga kami yang baru setahun menjadi wakil rakyat bisa segera menetapkan Raperda tersebut menjadi Perda. Keberadaan perda adat memang sangat penting dan mendesak,” ucapnya.

Baca Juga :  Dewan Dorong Infrastruktur ke Sentra Produksi Pertanian

Menurut wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan V meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau itu, adanya Perda adat bukan hanya mengantisipasi kejadian di Desa Kinipan terulang kembali di desa lain, tapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat adat, termasuk investor dalam berinvestasi di Kalteng.

“Masyakarat adat tetap harus dilindungi, dan investor pun diberikan kepastian berinvestasi di provinsi ini. Perda Adat itulah nantinya yang menjadi dasarnya. Semoga raperda tentang Adat ini pun bisa segera kami sahkan menjadi Perda,. Mudah-mudahan akhir tahun 2020 ini bisa disahkan,” harapnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Provinsi Kalteng

Pemerintah Diminta Atasi Kesenjangan Sosial

DPRD Provinsi Kalteng

Keberhasilan Pemko Raih Penghargaan Diapresiasi

DPRD Provinsi Kalteng

Pembangunan Rumah Sakit Tipe A Perlu Pertimbangan Khusus

DPRD Provinsi Kalteng

Fraksi NasDem Akan Tindak Lanjut Aspirasi GTKHNK35+

DPRD Provinsi Kalteng

Tambang Ilegal Masih Marak Terjadi di Kalteng

DPRD Provinsi Kalteng

DPRD Kalteng Pangkas Rp2 Miliar Lebih Dana Pendukung Reses

DPRD Provinsi Kalteng

Legislator Asal Lamandau Usulkan Adanya Peningkatan Sarpras Kesehatan

DPRD Provinsi Kalteng

Pariwisata Berpotensi Tingkatkan PAD
error: Content is protected !!