



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ditemukannya dua orang terpapar virus corona di Indonesia, membuat masyarakat sejumlah daerah mulai kwatir dan beramai-ramai membeli masker. Dampaknya, masker mulai sulit dicari karena ramai dibeli masyarakat. Selain itu diduga distok oknum distributor sehingga mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga jualnya.
Menyikapi ini, Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengakui, bahwa sempat kesuliyan membeli masker, hal ini karena imbas dari virus Corona dan ada kemungkinan dimanfaatkan oleh oknum penimbun.
“Jika memang ada oknum yang sengaja menyimpan atau menimbun masker ini, maka kita akan mengambil tindakan tegas,”ungkap Bupati.
Bupati mengaku mendapatkan informasi serupa. Itu diutarakannya dalam rapat terbatas penanggulangan masuknya virus corona yang digelar kemarin.
“Saya sudah memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pengecekan di lapangan. Saya meminta agar tidak ada spekulan yang memanfaatkan situasi ini,” jelasnya.
Selain itu, Nurhidayah juga telah memerintahkan jajarannya agar segera mengeluarkan surat edaran demi upaya menangkal merebaknya virus corona di Kabupaten Kobar, dengan melakukan gerakan pola hidup sehat dan bersih. (yus)