Diterjang Arus Riam, Warga Kumai Tenggelam di Sungai Seruyan

Tim gabungan baik dari Polsek Seruyan Tengah dan Koramil serta BPBD Seruyan saat mengevakuais jasad korban dibantu warga setempat Rabu (11/9) malam.

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com – Naas nasib dialami Adeh Hidayat (56). Warga Trans UPT Kumai Seberang Kecamatan Kumai ini tewas tenggelam di daerah aliran sungai Seruyan atau tepatnya di Riam Batu Haramaung Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupaten Seruyan, Rabu (11/9/2019) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Jasad korban ini sempat hilang selama beberapa jam, dan baru berhasil ditemukan tim gabungan baik dari Polsek Seruyan Tengah, BPBD Seruyan dan TNI, pada malam harinya sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora melalui Kapolsek Seruyan Tengah Iptu Sony Robertus ketika dikonfirmasi Kalteng Ekspres.com, Kamis (12/9/2019), membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut dia, kejadian bermula saat korban bersama dua temannya yang bekerja sebagai buruh borongan kontraktor PT Bukit Telawi berangkat ke Riam Batu Haramaung Sungai Seruyan.  Ketika sampai di lokasi yang dituju, korban berniat hendak menangkap ikan sambil membawa jala menyeberangi sungai yang saat itu arusnya deras. Sementara temanya ini pergi ke pondok untuk menjemur jaket.

Ketika berada di tengah sungai, korban tiba-tiba terbawa arus kemudian hilang tenggelam. Sontak kejadian ini membuat kaget temannya yang saat itu melihat korban tenggelam di tengah sungai. Seketika mereka hendak melakukan pertolongan, namun tak sempat karena korban langsung tenggelam.

“Kejadian ini kemudian dilaporken ke Mapolsek Seruyan Tengah. Menerima laporan ini anggota bersama tim gabungan baik dari Koramil dan BPBD Seruyan langsung melakukan pencarian, dan akhirnya berhasil menemukan korban tak jauh dari lokasi ia tenggelam sekitar pukul 18.50 WIB, dalam kondisi sudah tak bernyawa,”ungkap Kapolsek via ponsel.

Seusai ditemukan lanjut Kapolsek, jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas setempat, setelah itu selanjutnya dibawa ke rumah duka di Kecamatan Kumai oleh pihak kerabatnya. (ar/hm)