Pelaku Pembakar Lahan di Karang Anyar Terancam 10 Tahun Penjara

Tersangka saat diamankan di Mapolres Kobar Rabu (21/8/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – SA (67) warga Kelurahan Madurejo yang tertangkap basah Kasatpol PP Kobar Majerum Purni sedang membakar lahan di Karang Anyar Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), telah diproses hukum penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kobar.  Dari hasil penyidikan, pelaku terbukti bersalah dan terancam dikenakan pidana 10 tahun penjara serta denda Rp 10 miliar.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain  melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, kejadian pembakaran lahan yang dilakukan oleh tersangka ini pada Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya pelaku tertangkap basah oleh saksi yang merupakan Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni bersama warga bernama Amir.

“Jadi kedua saksi ini melihat ada asap yang mengepul dan setelah didekati ternyata api sudah merembet hampir keseluruh bagian lahan. Tersangka posisinya ada dilokasi, dan diakui olehnya bahwa benar tersangka SA (67) melakukan pembakaran lahan tersebut dan akhirnya saksi langsung menghubungi kepolisian,” terang Tri saat dikonfirmasi di Kantor Satreskrim Polres Kobar, Rabu (21/8/2019) siang.

Akibat ulahnya ini, lanjut dia, pelaku dijerat Pasal 108 Jo Pasal 56 ayat (1) Undang-undang RI No 39 tahun 2014 tentang perkebunan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (yus)