Diduga Kelelahan, Warga Kobar Ditemukan Tewas di Ladang

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Seorang pria bernama Suroto (45) warga Desa Sumber Agung Rt 08, Rw 03, Kecamatan Pangkalan Lada, ditemukan tewas di kebun, yang terletak di Desa Purbasari Rt 07 Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kobar Selasa (6/8/2019) pagi sekitar pukul 09.10 WIB.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, karena masih diselidiki kepolisian. Namun diduga sementara korban meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Kapolsek Pangkalan Lada Iptu Nasir ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan jasad korban meninggal di kebunnya tersebut. Menurut dia, korban ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga setempat bernama Ari Prastyo.

Awalnya, sebelum ditemukan meninggal dunia, saksi bersama korban serta temanya Kori sudah ada janjian untuk kumpul di ladang milik Andi guna melakukan penyemprotan hama sekitar pukul 08.20 WIB.  Namun setelah ditunggu,  korban tak kunjung datang, sehingga saksi kemudian mencari korban ke ladang milik Andi.

“Sesampainya di kebun sekitar sekitar pukul 08.45 WIB, saksi melihat korban tergeletak terlentang dengan membawa kep (alat semprot). Saat itu saksi berusaha memanggil korban namun tidak ada respon, kemudian ia memanggil temannya bernama Yanto untuk datang ke kebun,”ungkap Nasir kepada awak  media Selasa (6/8/2019).

Usai menemukan korban lanjut Nasir, saksi kemudian melaporkan ke Mapolsek Pangkalan Lada. Menerima laporan ini pihakya langsung mendatangi lokasi kejadian, dan menemukan korban sudah dalam keadaan terlentang sudah tak bernyawa, sambil membawa kep (alat semprot).

“Kita tidak bisa memastikan penyebab kematian korban. Karena keluarga korban menolak dilakukan visum menganggap kematian korban adalah hal yang wajar,”ujar Nasir.

Sementara itu Kepala Puskesmas Pembantu Purbasar Ali Sofyan  menjelaskan, bahwa sekitar pukul 11.00 wib pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban di Pustu Desa Purbasari Kecamatan Pangklan lada. Dari hasil  pemeriksaan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Saat itu ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,”ungkapnya. (yus)