Pemkab Kobar Benahi Ruas Jalan Menuju Kawasan Sport Center

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus membenahi kawasan Sport Center yang bakal menjadi pusat digelarnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng 2022 mendatang.

Tak hanya sarana dan prasarana (Sarpras) olahraga, Pemkab Kobar juga telah meningkatkan pembangunan jalan serta gedung olahraga di kawasan tersebut.  Tidak tanggung-tanggung dana yang dikucurkan untuk membanahi kawasan setempat menelan sebesar Rp 200 miliar.

Plt Kapala Dinas PUPR Kobar Juni Gultom mengatakan,pembangunan kawasan setempat dilakukan secara bertahap dengan menggunakan alokasi anggaran APBD Kabupaten Kotawaringin Barat, yang ditargetkan rampung pada tahun 2021 mendatang atau satu tahun sebelum pelaksanaan Porprov Kalteng digelar.

“Pengerjaan dilakukan dari jalan arah Samari sampai Jalan Bhayangkara hingga mengelilingi kawasan Sport Center, yang juga merupakan jalan masuk dan keluar Sport Center sudah disiapkan,” ujar Juni Gultom, saat dikonfirmasi Kalteng Ekspres.com Senin (17/6/2019).

Juni menjelaskan, untuk luasannya jalan yang dibangun aspal, khusus untuk akses jalan keluar-masuk menuju Sport Center dengan total sepanjang 6 kilometer (KM).

Selanjutnya dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan pembangunan gedung olahraga serba guna, di kawasan dalam Sport Center.

“Mudah-mudahan bulan Juni ini bisa terealisasi untuk pembangunan gedung olahraganya, target kita awal bulan depan sudah bisa di laksanakan peletakan batu pertama,”tandasnya.

Sebelumnya Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, pembangunan pemenuhan fasilitas olahraga di kawasan Sport Center secara keseluruhan diperkirakan daerah akan membutuhkan dana total sebesar Rp 200 miliar, lantaran masih banyak fasilitas yang belum tersedia, diantaranya adalah pembangunan kolam renang standar internasional, lapangan tembak, panjat tebing dan lapangan atletik.

“Khusus untuk pembangunan kolam renang berstandar Internasional nantinya akan saya arahkan untuk memanfaatkan lahan yang ada di belakang gedung KONI, karena lahan itu aset milik pemerintah daerah Kabupaten Kobar dan ada sejarah olahraga juga,”ungkap Nurhidayah. (yus)