Ditangkap Polisi, Pemilik Pabrik Dijerat Perda Miras Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Polisi Resort (Polres) Kotim akhirnya menangkap pemilik pabrik minuman keras (miras) bernama Lie Tet Sjin alias Halim (68), yang digerebek Senin (30/4) lalu, di kawasan perkebunan sawit pribadi di Jalan Jenderal Sudirman KM 13, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang.

Kekek warga keturunan yang tinggal di Jalan DI Pandjaitan, RT 26 Kelurahan Ketapang terpaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatanya. 

Didepan penyidik Halim mengaku, bisnis pengolahan miras tersebut baru berjalan tiga bulan terakhir. Ia sengaja membangun usaha minuman memabukan ini di kawasan hutan supaya tidak diketahui polisi dan masyarakat. Namun baru tiga bulan berdiri usahanya sudah dibongkar anggota polisi. 

“Pabrik itu memang punya saya. Bisnis saya itu baru tiga bulan ini,”ungkapnya, Selasa (1/5/2018).

Sementara Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui kasat Narkoba AKP Ronny M Nababan mengatakan, setelah melakukan pengembangan dari dua orang anak buah pemilik yang ditangkap saat digerebek lalu, akhirnya pemiliknya berhasil diketahui pihaknya kemudian diamankan di Mapolres Kotim. 

“Pemiliknya sudah kita amankan dan menjalani pemeriksaan. Dari keterangannya kepada penyidik, miras tersebut diedarkan di Kota Sampit dan sekitarnya dengan harga berkisar dari Rp 15-20 ribu perbotol ukuran 600 mili liter. Kasus ini masih terus kita kembangkan terkait pelaku lain yang terlibat,” ujar Ronny.

Akibat ulahnya ini, maka pelaku pemilik dijerat Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2017 tentang minuman beralkohol (Minol) dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 4 miliar. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here