Home / Kotim

Senin, 2 April 2018 - 21:25 WIB

Teror Buaya Mengganas, Giliran Remaja Ganepo Diserang Hingga Luka Sobek di Tangan

SAMPIT, KaltengEkpres.com– Serangan buaya Sungai Mentaya lagi-lagi terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini seorang remaja bernama Yapqahu Kauli (17) yang mendapat serangan buaya ganas Sungai Mentaya.
Remaja Desa Ganepo Kecamatan Seranau ini diserang buaya saat hendak mandi di lanting yang berada di Sungai Remiling Senin (2/4/2018), sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat serangan ini tangan kiri remaja ini mengalami luka sobek bekas gigitan buaya tersebut.

Kepala Ditpolair Polda Kalteng Kombes Polisi Badaruddin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, kejadian bermula ketika korban hendak mandi di lanting batang yang berada di sungai di desa setempat. Naas nya saat korban hendak mengambil air sungai, tiba-tiba datang buaya langsung menyerang dengan menggigit tangan korban.

Baca Juga :  Wow!! Peredaran Narkoba di Kotim Paling Besar di Kalteng
“Beruntung gigitan buaya tersebut lepas sehingga korban berhasil menyelamatkan diri dari serangan buaya itu, saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Murjani Sampit untuk mendapat perawatan,”ungkapnya Senin (2/4) kepada sejumlah awak media.

Dijelaskannya, serangan buaya ini merupakan yang kedua kali dalam beberapa pekan terakhir di daerah setempat. Karena itu kata dia, dirinya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan menghindari mandi di sungai. Terutama pada malam hari. Lantaran rawan menjadi sasaran serang buaya setempat. (MR).

Share :

Baca Juga

Kotim

Satgas TMMD Rutin Bantu Warga Seberangi Jembatan Darurat

Kotim

TMMD Membuat TNI Semakin Dekat dengan Masyarakat 

Kotim

Bocah Tenggelam di DAS Mentaya Ditemukan Tak Bernyawa

Kotim

Mobil Kapolres Kobar Mengalami Lakalantas

Kotim

Pengedar Ribuan Zenith dan Dextro Diringkus Polisi

Kotim

Dewan Inginkan Relokasi Warga Ujung Pandaran Jangan Sampai Menimbulkan Masalah Baru

Kotim

Masyarakat Tak Sabar Ingin Menikmati Infrastruktur Hasil TMMD

Kotim

10 Bulan, 17 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap
error: Content is protected !!