Home / Seruyan

Kamis, 22 Maret 2018 - 19:03 WIB

Kreatif! Sepi Melaut, Nelayan Sungai Undang Buat Usaha Miniatur Kapal

KUALA PEMBUANG, Kaltengekspres.com – Bakat, keahlian dan kreatifitas tidak mengenal siapapun dan dimanapun, seperti salah seorang warga nelayan di Desa Sungai Undang Kecamatan Seruyan Hilir bernama Mar’i. Pria ini terkenal kreatif dalam membuat  miniatur kapal.

Bahkan pembuatan miniatur kapal yang menggunakan alat sederhana ini telah menjadi salah satu mata pencahariannya. Sehingga membantu menopang kebutuhan hidup ekonomi keluarganya selain sebagai nelayan.

“Saat tidak bisa melaut, saya mengisi waktu luang dengan membuat miniatur kapal sabagai usaha sampingan,” ujar Mar’i saat ditemui di Desa Sungai Undang, Kamis (22/3/2018).

Lelaki paruh baya ini mengatakan, keterampilan membuat miniatur kapal pesiar dan speedboat diperoleh secara otodidak, sedang usaha pembuatan miniatur baru mulai ditekuni selama beberapa bulan terakhir.”Jadi awalnya coba-coba. Namun ternyata respon masyarakat bagus dan mulai ada yang pesan minta dibuatkan,” katanya.

Baca Juga :  Seruyan Fair, Menyedot Minat Masyarakat

Ia menjelaskan, miniatur kapal dibuat menggunakan kayu pulai atau pelantan, karena serat kayu pelantan lebih rapat, ringan dan kuat serta mudah untuk dibentuk.

Untuk membuat satu miniatur speedboat biasa dibutuhkan waktu dua, sedangkan miniatur kapal pesiar dibutuhkan waktu hingga satu minggu. Satu miniatur kapal atau speedboat dijual antara Rp300 ribu hingga Rp750 ribu, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan pengerjaan.

Selain untuk pajangan memperindah ruangan, miniatur tugboat itu bisa dipasangi mesin sehingga bisa dimainkan di sungai. “Sebenarnya untuk bentuk kapal dan motif dapat disesuaikan dengan selera pemesan. Cukup membawa contoh gambar kapal, lalu kita coba buatkan,”ujarnya.

Baca Juga :  Pesta Miras, Dua Remaja Diciduk Satpol PP Seruyan

Ia menambahkan, saat ini miniatur kapal buatannya mulai banyak diminati masyarakat. Dalam satu bulan dirinya mendapat pemesanan hingga 15 buah. “Selain dari warga lokal, pembeli yang berminat juga ada yang dari luar daerah,”terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama , Sardiansyah, salah satu pengrajin lainnya menturkan bahwa miniatur buatannya sering mengikuti ajang perlombaan, bahkan setelah sempat diunggah ke media sosial ada warga dari luar daerah yang berminat dengan kerajinan miniatur kapalnya.”Orang dari luar juga ada yang berminat dan bahkan juga ada yang ingin memesan untuk dijadikan sebagai plakat atau buah tangan,”tandasnya. (vs)

Share :

Baca Juga

Seruyan

Tunggu Putusan Gugus Tugas, Kemenag Masih Tutup Rumah Ibadah di Seruyan

Seruyan

Pusat Gelontorkan Rp 30 Miliar Untuk Perpanjang Runway Bandara Seruyan

Seruyan

Cegah Stunting Anak, Dinkes Seruyan Gelar Lomba Balita Sehat

Seruyan

Dibekuk Polisi, Dua Pelaku Pembunuh Asan Terancam Hukuman Seumur Hidup

Seruyan

24 Kelompok Tani di Seruyan Terima Bantuan Alsintan

Seruyan

Polres Seruyan Bongkar Illegal Loging di Seruyan Hulu, 96 Kubik Kayu Ulin Disita

Seruyan

Meski Berjalan Lancar, Debat Kandidat Calon Bupati Seruyan Sempat Ricuh

Seruyan

Jaga Kamtibmas, Polres Seruyan Gandeng Ormas