Home / Barito

Selasa, 6 Maret 2018 - 13:15 WIB

Bawa Satu Paket Sabu, Oknum PNS Dukcapil Bartim Diringkus Polisi

TAMIANG LAYANG, KaltengEkspres.com – Ludi Antoni tak berkutik ketika digiring anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur (Bartim), untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bartim ini, diringkus anggota  Satresnarkoba Polres Bartim karena kedapatan, menyimpan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) jenis sabu, Senin (5/3/2018). Dari tangan tersangka diamankan barang bukti (barbuk) satu paket sabu.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasatresnarkoba AKP Dhani Sutirta mengatakan, tersangka Lundi ini ditangkap sekitar pukul 14.00 Wib, TKP nya di Depan Pos Terpadu PT. Adaro Desa Banyu Landas RT. 2 Kec. Benua Lima Kabupaten Bartim. “Pelaku diamankan karena saat di geledah, ditemukan satu paket yang diduga sabu,”ungkap Dhani kepada Kalteng Ekspres.com Selasa (6/3/2018).

Dijelaskan Dhani, penangkapan terhadao tersangka ini berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka disebut sering terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Tamiang Layang. Menindaklanjuti informasi tersebut, pada Senin (5/3/2018) sekitar pukul 13.00 wib, pihaknya menerjunkan anggota untuk melakukan penyamaran dengan melaksanakan undercover buy (pembelian terselubung). Anggota tersebut kemudian melakukan memesan barang sebanyak satu paket sabu.

“Saat itu pelaku datang membawa barang. Kemudian anggota memberikan uang sebesar Rp 1 juta kepada pelaku ini. Setelah uang diberikan tersangka berangkat menggunakan sepeda motor, kemudian di lakukan pengintaian/pembututan terhadap tersangka oleh anggota Satresnarkoba Polres Bartim  dan sekitar pukul 14.00 wib,”papar Dhani.

Pada saat tersangka melintas di Jalan Holing PT Adaro Depan Pos terpadu Desa Banyu Landas, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka serta dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu beserta barang bukti lainnya seperti handpone (HP) dan pipet dan uang tunai.

“Atas perbutannya tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1  Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 4-6 tahun penjara,” pungkasnya. (rif).

Share :

Baca Juga

Barito

Kodim 1012 Buntok Pisah Sambut Dandim Lama dan Baru

Barito

Bupati Bartim Cek Hasil Galian TMMD 109

Barito

Antisipasi Adanya Ancaman Keamanan, Polres Barsel Gelar Sispam Mako

Barito

Ancam Netizen,Warga Bartim Diringkus Polisi

Barito

Kendaraan Dinas Jadi Angkutan Satgas TMMD Kodim Buntok

Barito

Wow..Kejari Murung Raya Selamatkan Uang Negara Rp 1,7 Miliar

Barito

TNI – Warga Kompak Genjot Pekerjaan Jalan TMMD

Barito

Bandar Sabu Teluk Telaga Diringkus Polisi