Home / Kotim

Minggu, 28 Januari 2018 - 17:19 WIB

Rawan Pencemaran, Aktivitas Jual Limbah Sawit PBS di Pelabuhan Pelindo Disorot Aktivis

SAMPIT, Kaltengekspres.com– Aktivis lingkungan menyoroti aktivitas sebuah perusahaan besar sawit (PBS) yang melakukan bongkar muat penjualan limbah sawit di pelabuhan milik Pelindo III. Informasi yang didapat media ini menyebutkan adanya aktivitas bongkar muat limbah sawit dengan keasaman tertinggi di Pelabuhan Bagendang sejak beberapa hari lalu.
Pantauan media ini terlihat sejumlah truk tanki sedang mengalirkan limbah tersebut ke sebuah kapal angkut yang bersandar di pelabuhan multipurpose tersebut.

“Ini limbah sawit dengan tingkat keasaman tertinggi pak, dari perusahaan HWL Seruyan, dengan pembelinya adalah sebuah perusahaan penampung luar daerah,” kata seorang pekerja lapangan yang melakukan aktifitas bongkar muat.

Baca Juga :  Siswa SMK Negeri 1 Mendawai Hilang Saat Memancing
Munurut dia, proses pembongkaran limbah untuk dijual tersebut mencapai 600-an ton. Terpisah pihak PT Pelindo III saat dikonfirmasi Jumat lalu membenarkan aktivitas tersebut.

“Kita hanya melayani dari segi jasa bonghar muat dan sandar pak, sudah koordinasi dengan KSOP dan izinnya sudah lengkap,”ungkap Tata Usaha (TU) Pelabuhan Pelindo III Jauhari.

Sementara pemerhati lingkungan menyayangkan adanya aktifitas tersebut. “Sesuai dengan UU Lingkungan Hidup tidak dibenarkan penjualan limbah perusahaan, apalagi ini sampai diekspor segala,”ujar Rully, dari Barisan Indonesia Timur.

Menurutnya, limbah bisa membahayakan lingkungan sementara dalam praktek bongkarnya saja bisa berceceran di pelabuhan. “Ada pihak yang kecolongan dengan aktivitas bongkar muat limbah perusahaan di pelabuhan ini,” tudingnya. (FR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Gasak Sepeda Motor Warga, Dua Remaja Baamang Diringkus Polisi

Kotim

Sering Malak Warga, Preman Kampung di Cempaga Ditangkap Polisi

Kotim

Dua Hari Tenggelam, Balita Ditemukan Tak Bernyawa

Kotim

Parah! Setengah Bulan, Sudah 10 Pengedar Sabu Dibekuk Polres Kotim

Kotim

Usut Kasus Nur Fitri, Penyidik Polda Bakal ke Kotim

Kotim

Diduga Dianiaya Oknum Anggota Polisi, Warga Desa Bebaung Alami Luka Sobek

Kotim

Ketangkasan TNI dalam Membangun Jembatan dan Musala Diapresiasi

Kotim

Dianggap Perdata,Pelaku Investasi Bodong Bisa Lolos dari Pidana
error: Content is protected !!