Home / Kobar

Jumat, 26 Januari 2018 - 18:39 WIB

Dewan Dorong Pertamina Segera Atasi Kelangkaan Gas Elpiji di Kobar

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com РKelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin membuat masyarakat menjerit. Pasalnya, sampai saat ini masalah kelangkaan tersebut belum juga teratasi baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar, maupun PT Pertamina sebagai penyalur resmi gas tabung tersebut. Kelangkaan ini juga menuai sorotan dari Ketua DPRD Kobar Triyanto. 

Menurut Triyanto, pihaknya menyayangkan sejauh ini pasokan gas elpiji di Kobar masih langka. Sehingga menyulitkan masyarakat kurang mampu dalam mendapatkannya. Karena itu pihaknya mendorong PT Pertamina sebagai penyalur resmi gas elpiji untuk segera mengatasi permasalahan ini. Sehingga pendistribusian gas elpiji 3 kg di Kobar kembali normal.

“Informasi yang saya ketahui dari pihak PT Pertamina dan Ketua Hiswana Migas Kalimantan H Amien Santang, penyebab kelangkaan ini karena pasokannya terkendala. Yakni kondisi jembatan yang sempat putus di ruas Jalan Trans Sampit-Pangkalan Bun KM 105 masih dalam perbaikan. Sehingga armada yang biasa memasok atau mendistribusikan ke Kobar belum bisa melewati jembatan ini,”ujar Triyanto kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (26/1/2018).

Baca Juga :  Dewan Minta Infrastruktur Dua Desa Pesisir Kumai Ditingkatkan
Triyanto menjelaskan, dari keterangan pihak PT Pertamina akibat kendala tersebut pasokanya tidak bisa maksimal. Karena hanya menggunakan armada kecil. Sehingga pendistribusiannya ke Kobar hanya dalam jumlah tidak terlalu banyak. Lantaran jika dipaksakan memasok menggunakan armada besar seperti biasanya, dikwatirkan jembatan rusak kembali, disamping itu tidak diperbolehkan petugas terkait melintasinya.

“Dari keterangan pihak PT Pertamina yang disampaikan ke kita. Total beban muatan jika menggunakan armada besar seperti biasanya bisa mencapai sekitar 25 ton. Dengan berat ini lah maka diputuskan pendistribusiannya dikurangi mereka. Karena hanya menggunakan armada kecil, lantaran jika dipaksakan masih tidak kuat ruas jembatannya. Apalagi jalur perkebunan itu,”papar Triyanto.

Kendati penjelaskan dari pihak PT Pertamina demikian lanjut dia, pihaknya tetap mendorong agar PT Pertamina segera mencari solusi untuk bisa mempercepat menormalkan pemasokan gas elpiji di Kobar. Sehingga masyarakat Kobar tidak sampai separah ini susah dalam mendapatkan gas elpiji lantaran pasokannya minim.

“Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Apalagi gas elpiji 3 kg ini kebanyakan penggunanya masyarakat kurang mampu. Jika kondisi ini dibiarkan kasian masyarakat yang kurang mampu tersebut merasakan dampaknya kesulitan mendapatkan gas elpiji,”tandas Triyanto. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

IRT Ditegur Satlantas Mengendarai Sepeda Motor Rok Panjang

Kobar

Operasi Yustisi Tim Gabungan Sasar Pelabuhan Kumai

Kobar

Dewan Sarankan Pemkab dan KONI Evaluasi Melorotnya Prestasi Atlet Porprov Kobar

Kobar

Usai Dievakuasi dari Sumur, Kakek Slamet Kembali Naik ke Atas Atap

Kobar

Mobil Pikap Bermuatan Sayur Terguling 

Hukum Kriminal

Terekam CCTV, Rumah Kasatpol PP Disatroni Pencuri

Kobar

PUPR Segera Panggil PT BJAP Selesaikan Jalan Konsorsium Tahap Satu

Kobar

Pendaftaran Terus Dibuka, 568 Peserta Siap Ikuti Fun Bike Kubu Beach Adventure Kobar