Home / Daerah

Selasa, 30 Januari 2018 - 20:23 WIB

Audit BPK Kalteng Jadi Bahan Menyusun Laporan Keuangan ke DPRD

KASONGAN – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan, Ahmad Rubama mengatakan, Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Provinsi Kalimantan Tengah, akan mengaudit keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan anggaran 2017 lalu.

Hasil audit itu, nantinya juga digunakan untuk menyusun laporan keuangan yang selanjutnya menjadi pembahasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan.

“BPK RI akan segera mengaudit Pemda Katingan, audit itu nantinya akan digunakan oleh Pemkab untuk meyusun laporan keuangan untuk diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan,” kata Rubama, Selasa (30/01/2018).

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Kunjungi Katingan, Cek Kesiapan Siaga Karhutla¬†

Dijelaskannya dengan laporan keungan pemerintah daerah merupakan laporan pelaksanaan penata usahaan pemerintah daerah yang sudah diaudit.
Pengauditan laporan keuangan tersebut akan dimulai dari selasa (30/1) hingga Pebruari (28/1)

“Kepala Organisasi Perangkat Daerah diminta untuk menyampaik beberspa data yang diperlukan BPK RI, yaitu sebanyak 30 item data yang diminta tentang pelaksanaan pembangunan yang menggunakan pemerintah Kabupaten Katingan yang digunakan oleh perangkat daerah,” teranganya

Baca Juga :  Ketua DPRD Katingan: Bongkar Siapa Dalang Raibnya Dana APBD!

Dirinya berharap dalam pelaksanaan pembangunan yang menggunankan oleh SKPD sesuai dan hasil audit BPK RI tidak ada yang menyimpang serta tidak terlalu merepotkan pihak DPRD dalam penilaian.
(Ejk)

Share :

Baca Juga

Kobar

Ruko Simpang Empat Hasanuddin Berkobar

Barito

DPRD Barsel Ungkap Dugaan Pungli Pembuatan Izin Galian C

Seruyan

Maju di Pilkada, Bupati Seruyan Kembalikan Fasilitas Negara

Katingan

Resmi Dilantik, Pjs Bupati Dorong KONI Majukan Olah Raga Katingan

Kotim

Warga Serahkan Bekantan Lumpuh ke BKSDA Pos Sampit

Kotim

Pengedar Sabu Baamang Hilir Diciduk Polisi

Kotim

Sering Konsumsi Sabu, Pemicu Dua Pelaku Menganiaya Korban

Kotim

Sebagian Warga Ujung Pandaran Tetap Menolak Direlokasi
error: Content is protected !!